Penerapan Full Day School Perlu Dikaji Lebih Matang

Inspirasi News
Karya Inspirasi News Kategori Lainnya
dipublikasikan 12 Juni 2017
Penerapan Full Day School Perlu Dikaji Lebih Matang

Terkait kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy yang memberlakukan sekolah hanya Senin hingga Jumat, beberapa pihak menyampaikan pendapatnya. Seperti diketahui, kebijakan tersebut rencananya akan dimulai pada tahun ajaran baru nanti. Kebijakan ini mengharuskan siswa untuk masuk sekolah pada Senin hingga Jumat, dan dimulai pukul 07.00 hingga 16.00.

Kompas.com mengutip pernyataan Ketua Fraksi PPP DPR RI, Reni Marlinawati yang menolak rencana kebijakan sekolah delapan jam dalam sehari dan lima hari dalam sepekan. Menurutnya, kebijakan ini akan berbenturan dengan keberadaan lembaga pendidikan non-formal seperti Madrasah Diniyah atau kegiatan kursus di luar jam sekolah. Di sisi lain, belum ada kajian mendalam mengenai dampak dari penerapan kebijakan tersebut terhadap guru, siswa maupun kesiapan sekolah. Ia menambahkan, kebijakan ini akan menambah kebingungan masyarakat khususnya wali murid yang tengah menyiapkan tahun ajaran baru, daftar ulang anak sekolah dan persoalan lainnya.

Bupati Rembang, Abdul Hafidz juga menyampaikan pendapatnya. Dilansir Detik.com, Abdul meminta Mendikbud mempertimbangkan kembali dampak sosial yang akan timbul, salah satunya terkait uang saku yang kemungkinan harus ditingkatkan. Hal ini juga ditakutkan akan menambah beban orang tua siswa yang harus mengeluarkan uang saku menjadi lebih besar dari biasanya. Untuk itu, secara pribadi ia menyatakan menolak kebijakan tersebut.

Pernyataan serupa juga dikemukakan oleh Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama, Arifin Junaidi yang dikutip Okezone.com. Ia mengatakan bahwa kebijakan yang dibuat Mendikbud tersebut harus didahului dengan kajian yang matang dan utuh. Kebijakan tersebut dikhawatirkan tidak akan berjalan efektif karena masih ada satuan pendidikan yang masih di bawah standar dan sekolah ramah anak yang belum berjalan dengan baik.

  • view 42