Tak Ada Lagi Pembayaran Tunai di Tol Mulai Oktober 2017

Inspirasi News
Karya Inspirasi News Kategori Lainnya
dipublikasikan 31 Mei 2017
Tak Ada Lagi Pembayaran Tunai di Tol Mulai Oktober 2017

Untuk mendukung Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Bank Indonesia (BI) melakukan kerja sama untuk penggunaan transaksi non tunai dalam pembayaran jalan tol. Proses transaksi non tunai ini akan diterapkan mulai Oktober 2017 mendatang di seluruh gerbang tol di Indonesia.

Okezone.com melansir pernyataan Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono dan Gubernur BI, Agus Martowado yang menyatakan bahwa kerjasama tersebut akan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Salah satu yang paling terlihat nantinya adalah berkurangnya antrean di gerbang tol. Agus juga menambahkan, bila masyarakat terlalu lama antre di gerbang tol maka akan banyak sekali waktu dan bahan bakar yang terbuang. Namun, hingga saat ini hanya 25 persen tingkat penggunaan uang elektronik pada 35 ruas jalan tol di Indonesia.

Dijelaskan oleh Detik.com, sebenarnya pembayaran secara tunai terbukti banyak memberikan kerugian. Dengan menggunakan pembayaran secara non tunai akan membawa manfaat bagi pengguna, Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), dan operator. Keuntungan bagi pengguna yang membayar tol secara non tunai adalah rasa aman karena jumlah yang dibayar akurat sesuai tarif, proses transaksi juga akan jauh lebih cepat karena tidak ada lagi penghitungan uang kembalian, insiden uang jatuh atau yang lainnya.

Dilansir oleh Kompas.com, tim teknis juga sedang melakukan persiapan di lapangan dengan memasang alat pembayaran non tunai di setiap gardu pembayaran tol. Uji coba nantinya akan dilakukan di sejumlah ruas tol, seperti Tol Juan-Waru dan Cluster 1 Cikopo, Cikarang-Palimanan. Bagi pengguna jalan tol juga diimbau untuk mempersiapkan diri dengan menyediakan alat pembayaran non tunai mulai Oktober mendatang. Hal ini karena semua gerbang tol pada Oktober tidak akan lagi menerima transaksi tunai.

  • view 86