Bank Indonesia Imbau Masyarakat Waspadai Uang Palsu

Inspirasi News
Karya Inspirasi News Kategori Lainnya
dipublikasikan 30 Mei 2017
Bank Indonesia Imbau Masyarakat Waspadai Uang Palsu

Bank Indonesia (BI) mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai beredarnya uang palsu selama Ramadhan dan jelang Lebaran 2017. Hal ini dikarenakan marak bermunculan pengedar uang palsu pada waktu tersebut, terlebih lagi selama Ramadhan dan menjelang Lebaran biasanya uang palsu yang beredar mengalami peningkatan.

Detik.com melansir pernyataan Direktur Departemen Pengelolaan BI, Decymus yang mengungkapkan modus yang biasa dilakukan oleh para pengedar uang palsu. Menurutnya, untuk mengelabui masyarakat, para pengedar uang palsu melakukan aksinya pada malam hari agar masyarakat tidak terlalu memperhatikan. Ia juga meminta kepada masyarakat untuk selalu menerapkan 3D, yakni dilihat, diraba dan diterawang. Dilihat apakah ada perbedaan warna dan kualitas gambar, diraba apakah uang tersebut terasa kasar, lalu diterawang apakah ditemukan tanda air di dalam uang atau tidak.

Selain itu, Kompas.com menyebutkan untuk menanggulangi kasus peredaran uang palsu, Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo akan melakukan pertemuan dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian pada 5 Juni 2017 mendatang. Pertemuan tersebut dimaksudkan untuk memberi video conference briefing kepada seluruh Kepala Kantor BI dan Kapolda di masing-masing daerah.

Agus juga menjelaskan kepada Okezone.com bahwa pertemuan tersebut bertujuan untuk mempersiapkan diri agar uang palsu tidak beredar selama Ramadhan dan menjelang Lebaran 2017. Untuk itu, ia meminta kerjasama dari Kapolri untuk mengantisipasi hal ini. Selain mengantisipasi uang palsu, pihak Bank Indonesia dan Kapolri juga mengantisipasi adanya fraud di money changer, perusahaan transfer dana, dan perusahaan pengelola kartu debet atau kartu ATM. Bagi pihak masyarakat juga wajib berhati-hati bila bertransaksi ataupun menukarkan uang jelang Lebaran nanti.

  • view 76