Ini Hal-Hal Terkait Ledakan Kampung Melayu

Inspirasi News
Karya Inspirasi News Kategori Lainnya
dipublikasikan 26 Mei 2017
Ini Hal-Hal Terkait Ledakan Kampung Melayu

Ledakan bom yang terjadi di Terminal Kampung Melayu pada Rabu, 24 Mei 2017 lalu hingga kini masih menjadi sorotan. Ledakan ini mengakibatkan sejumlah polisi serta warga sipil meninggal dunia dan luka-luka. Sementara itu, ISIS diduga menjadi dalang dibalik serangan tersebut.

Dalam artikel yang ditulis Okezone.com, pengamat terorisme, Al Chaidar membeberkan hal-hal yang membuat teror di Kampung Melayu dapat dikatakan terkait dengan kelompok ISIS. Hal tersebut karena memang sudah beredar di channel Telegram bahwa ISIS memiliki agenda serangan sebelum bulan Ramadhan di beberapa negara, seperti Inggris, Filipina, Thailand dan Indonesia. Ia juga menambahkan bentuk bom yang digunakan dalam aksi teror di Kampung Melayu juga menjadi ciri khas dari kelompok ISIS di Indonesia. Selanjutnya, ia juga menilai rentang waktu yang berdekatan antara Manchester, Inggris, Filipina, dan Indonesia membuat serangan di Kampung Melayu masih terhubung dengan ISIS.

Kejadian ini juga mengundang simpati dari negara tetangga Indonesia, yakni Singapura. Kompas.com menyebutkan bahwa Presiden Singapura, Tony Tan Keng Yam dan Perdana Menteri Lee Hsien Loong mengirimkan surat belasungkawa kepada Presiden Joko Widodo. Dalam surat tersebut tertulis bahwa kedua pejabat tinggi Singapura tersebut menyatakan rasa sedih yang paling dalam atas tragedi yang terjadi menjelang bulan Ramadhan tersebut. Keduanya juga menyampaikan belasungkawa pada keluarga korban tewas dan mengecam perilaku keji pelaku bom tersebut.

Sementara itu, dilansir Detik.com, polisi memastikan bahwa situasi Jakarta pasca ledakan dalam keadaan kondusif. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengimbau masyarakat untuk tidak takut terhadap aksi terorisme karena aparat penegak hukum menjamin keamanan warga. Pihak kepolisian juga meningkatkan keamanan guna mengantisipasi adanya aksi terorisme. Pengamanan akan ditingkatkan di objek-objek vital, seperti terminal, stasiun, bandara, hingga pusat perbelanjaan. Ia juga meminta kepada masyarakat untuk melapor ke kepolisian terdekat bila mendapati seseorang atau kegiatan yang mencurigakan.

  • view 85