Marak Pengemis Musiman, Petugas Giat Lakukan Razia

Inspirasi News
Karya Inspirasi News Kategori Lainnya
dipublikasikan 22 Mei 2017
Marak Pengemis Musiman, Petugas Giat Lakukan Razia

Menjelang Ramadhan, beberapa wilayah di Indonesia kembali diramaikan oleh pengemis musiman. Tak jarang dari mereka sanggup mengantongi jutaan rupiah dalam sehari bahkan satu jam saat menjelang Ramadhan dan ketika Ramadhan tiba. Untuk itu, pihak terkait tengah bekerja mengamankan para pengemis tersebut guna menjaga kondisi agar tetap kondusif.

Detik.com mengutip pernyataan Kepala Seksi Data dan Informasi Dinas Sosial, Miftahul yang menyebutkan bahwa akan ada 435 petugas Dinas Sosial yang menjaga lima wilayah di Jakarta. Para petugas tersebut dibagi menjadi dua shift yakni jam 07.00-15.00 dan 15.00-22.00 WIB. Mereka nantinya akan disebar ke beberapa titik rawan, seperti terminal, tempat rekreasi, dan persimpangan jalan. Ia juga menambahkan akan ada lima mobil petugas yang akan berkeliling setiap harinya.

Baru-baru ini petugas Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) Suku Dinas Sosial Jakarta Timur di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) bahkan mendapati seorang pengemis yang mendapat Rp 100.000 dalam satu jam. Miftahul menjelaskan bahwa pengemis tersebut berasal dari Kampung Rawa Bebek, Bekasi. Ia kemudian dirujuk ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 2, Cipayung, Jakarta Timur.

Selain wilayah tersebut, petugas juga melakukan Razia di wilayah Cakung, Jakarta Timur. Kompas.com melansir sebanyak delapan orang yang diamankan petugas, mereka terdiri dari pengemis, pengamen, dan Pak “Ogah” atau orang yang mengatur lalu lintas dan meminta imbalan uang receh kepada pengguna jalan. Ada 30 personel yang turun dalam aksi ini, di antaranya Satpol PP, Petugas Sudinhub Jaktim dan Sudinsos Jaktim.

Jika di Jakarta petugas yang turun meliputi pihak-pihak terkait, maka lain halnya dengan di Bandung. Dalam laporannya, Okezone.com menuliskan selain Satpol PP, dan TNI/Polri, anggota perguruan pencak silat juga ikut menertibkan para pengemis dan pedagang kaki lima (PKL). Kasat Pol Pemkot Bandung, Dadang Iriyana menjelaskan bahwa ada sejumlah titik yang akan diawasi, seperti kawasan Otista, Tegalega, Kosambi, serta alun-alun.

Keberadaan pengemis, maupun pedagang kaki lima akan menganggu arus lalu lintas tempat mereka beroperasi. Untuk itu, jangan segan untuk melapor ke Dinas Sosial setempat bila menemukan keberadaan mereka.

  • view 64