Memilih yang Terbaik

Redaksi inspirasi.co
Karya Redaksi inspirasi.co Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 16 Februari 2016
Memilih yang Terbaik

Dua kali dalam seminggu, tim redaksi memilih karya yang kami anggap terbaik untuk masing-masing kategori. Kami ingin menghargai inspirator yang bersusah payah menciptakan tulisan, video, audio, grafis dan foto yang berbobot tinggi, bahkan inspiratif. Aspek teknis tak luput menjadi faktor penyaring.

Terpilih menjadi yang terbaik versi meja redaksi adalah peluang bagus bagi mereka yang sebenarnya mempunyai karya hebat tetapi kurang begitu dilirik alias belum mempunyai ?viewer? yang banyak. Dikarenakan kami memahami benar tak adil rasanya sebuah karya hanya dinilai berdasarkan jumlah mata atau jumlah jempol maka kami berusaha mengecek satu per satu karya yang masuk, entah sudah dilihat ratusan, ribuan atau bahkan yang kurang dari 10 mata.

Kami tidak membatasi tema atau topik yang masuk nominasi. Asalkan dibuat dengan kreatif, syukur-syukur bisa menginspirasi, karya inspirator pasti masuk ke radar penilaian kami. Yang amatir alias yang belum mempunyai nama di dunia profesi terkait bisa memanfaatkan ini sebagai langkah bayi merambah ke industri yang lebih profesional. Sedangkan bagi yang sudah profesional, berbagi tulisan di Inspirasi.co pastinya akan semakin mengokohkan namanya, memperoleh tambahan penggemar dan malah bisa menularkan virus kesuksesannya ke mereka yang satu jiwa dengan yang ia hasilkan selama ini.

Tak lupa di setiap karya yang sudah terpilih, kami menyisipkan beberapa alasan di balik terpilihnya karya tersebut sebagai yang terbaik. Dengan menempatkan pendapat kami di bagian pendapat, kami berharap siapa saja bisa memberikan tanggapan atau bahkan kritik demi terbangunnya budaya saling berbagi hal positif.


  • Mochamad Syahrizal
    Mochamad Syahrizal
    1 tahun yang lalu.
    Dengan begini saya yakin para inspirator akan lebih bersemangat dalam berkarya, mantap!

  • Pemimpin Bayangan III
    Pemimpin Bayangan III
    1 tahun yang lalu.
    kami memahami benar tak adil rasanya sebuah karya hanya dinilai berdasarkan jumlah mata atau jumlah jempol maka kami berusaha mengecek satu per satu karya yang masuk *** Pernyataan paling bagus dari redaksi! Ga nyesel karena beberapa hari yang lalu ga jadi nyentil melalui tulisan, karena pengelolanya sepertinya telah paham 'maqom' masing2 tanpa butuh disentil, keren... ^_