Apa Jadinya Dunia Anak Tanpa 5 Penulis Legendaris Ini?

Redaksi inspirasi.co
Karya Redaksi inspirasi.co Kategori Kesusastraan
dipublikasikan 24 November 2017
Apa Jadinya Dunia Anak Tanpa 5 Penulis Legendaris Ini?

Menanamkan pendidikan moral dengan cara menyenangkan dapat dilakukan oleh orang tua melalui memberikan bacaan sastra anak yang sesuai umur mereka. Sementara dunia sastra dewasa begitu banyak menawarkan genre baru, penulis dengan alur cerita yang bagus, tidak demikian halnya dengan sastra anak-anak.

Tak pelak sastra anak-anak seperti kekurangan stok bacaan fiksi berbobot asyik di zaman seperti sekarang ini. Dalam dunia film komersil pun, referensi pembuat film anak tak jauh dari beberapa tokoh di bawah yang tentu saja melambungkan nama sang penulis. Siapa saja mereka? Mana dari mereka yang sudah inspirator tonton atau bahkan mengidolai salah satu, salah dua atau banyak dari karakter buatan si penulis ini? Simak yaa..

  1. Roald Dahl
Jika kalian tidak mengenal nama ini paling tidak kalian tidak asing dengan karakter buatannya; Matilda dan Charlie dan Pabrik Coklat. Roald Dahl adalah penulis kreatif yang menciptakan karakter tersebut. Sepanjang karir kepenulisannya, pria asal Inggris ini telah berhasil menjual lebih dari 250 juta buku di seluruh dunia. Yang menarik dari karangannya adalah akhir yang tidak terduga, yang acapkali berbalut komedi menggugah. Buku-bukunya pun melibatkan tokoh anak dan karakter dewasa yang jahat.

  1. Theodor Seuss Geisel atau lebih dikenal sebagai Dr. Seuss
Penulis berdarah Jerman dan Amerika Serikat ini menulis lebih dari 60 buku anak-anak, yang lalu terjual lebih dari 600 salinan di seluruh dunia. Beberapa judul terkenal yang ia tulis, yakni “How the Grinch Stole Christmas! (1957), “Green Eggs and Ham” (1960) dan “The Cat in the Hat” (1957). Walau telah lama ditulis buku-buku Dr. Seuss masih populer hingga kini, salah satu alasannya adalah karena ditulis dengan gaya yang unik dan beda dari kebanyakan buku lainnya.

  1. Elwyn Brooks “E.B.” White
Nah dialah tokoh di balik karakter kuat dalam fiksi Stuart Little dan Charlotte’s Web, dua-duanya pernah dibuat dalam bentuk film. Elwyn Brooks sendiri merupakan penulis berkebangsaan Amerika Serikat. Pernah menjadi kontributor bagi majalah ‘The New Yorker’, ia rampung mengerjakan Stuart Little pada 1945 dan Charlotte’s Web pada 1952. Pada 1970, pustakawan anak profesional di Amerika Serikat memberikan penghargaan Laura Ingalls Wilder Medal bagi Elwyn Brooks berkat kontribusinya yang penting dan berkelanjutan bagi sastra anak.

  1. Alan Alexander Milne atau A.A. Milne
Dialah yang membuat tokoh yang sampai sekarang masih sangat terkenal, Winnie-the-Pooh. Penulis asal Inggris ini juga populer berkat puisi yang ia buat. Kesuksesan Winnie-the-Pooh membuat karyanya dalam bidang teater kurang diakui.
Pooh, sang beruang, yang baik hati hingga kini jadi karakter yang masih diminati. Dalam bukunya, A.A. Milne menggambarkan Pooh sosok yang mempunyai jiwa sosial tinggi, bersahabat dan punya ide kreatif walau oleh teman-temannya dia dianggap ‘tak punya otak’.

  1. Helen Beatrix Potter
Penulis asal Inggris ini dikenal berkat buku anak-anaknya, yang berjudul ‘The Tale of Peter Rabbit’. Sejak kesuksesan bukunya ini, ia mulai menulis dan mengilustrasi buku anak-anak secara penuh waktu. Pertama kali diterbitkan pada 1902, cerita si kelinci ini tetap terkenal hingga saat ini. Buku ini mengisahkan Peter Rabbit yang nakal dan bukan penurut ketika dia berada di taman milik tuan McGregor. Dia berhasil keluar lalu kembali ke rumah dan bertemu dengan ibunya. Ia lalu diberi teh dan tidur. Awalnya cerita ini ditujukan untuk Noel Moore, 5 tahun, anak laki-laki mantan pengasuh Helen Beatrix Potter, Annie Carter Moore, pada 1983. Lalu cerita ini direvisi dan dicetak sendiri oleh Helen Beatrix Potter pada 1901 setelah ditolak beberapa penerbit. Pada 1902, penerbit Frederick Warne & Co mencetak buku ini dan laris di pasaran.
 
Sumber bacaan 1, 2, 3

  • view 61