Terorisme: Terancamkah Kita?

Redaksi inspirasi.co
Karya Redaksi inspirasi.co Kategori Lainnya
dipublikasikan 04 November 2017
Terorisme: Terancamkah Kita?

Bom meledak. Lalu berita dan analisa tentang terorisme berseliweran di depan mata kita. Di televisi, koran, radio, media sosial, broadcast message, obrolan warung kopi, pedagang sayuran, rumpian ibu-ibu, infotainment.

Semua warga merasa perlu melibatkan diri dalam perbincangan tentang terorisme. Apakah mereka merasa bahwa terorisme itu dekat dengan mereka? Apakah mereka merasa terancam? Mungkin saja.

Terorisme memiliki watak yang khas, terutama jika sasaran terornya adalah ruang publik. Ia hendak menebar ketakutan di seantero manusia, karena ia sedang bicara: siapapun bisa menjadi korban, tanpa peduli jabatan, posisi, afiliasi politik, agama, status perkawinan. Siapapun.

Seminggu dua minggu, perbincangan masih terus berlanjut. Lalu terlupakan, tergantikan dengan berita perceraian artis, poligami ustaz, dan diciduknya seorang politisi oleh KPK.

Siapa peduli lagi terorisme? Apakah setelah perbincangan berakhir, para teroris juga menghilang dari peredaran? Apapula yang disebut sebagai sel tidur? Siapakah para desainer teror yang tak kunjung terpecahkan?

Apakah lebih baik kita tidak mencoba menjawab sederet pertanyaan itu, agar tak merasa terancam? Ataukah memang pada dasarkan kita tidak pernah merasa terancam dengan segala tindakan terror?


==========

Tuangkan ide dan gagasanmu soal tema ini. Bubuhkan hashtag #terorisme dalam ringkasan karyamu. Buku Dinamika Baru Jejaring Teror di Indonesia akan menjadi 3 karya terpilih.