Yang Tak Kalah Keren dari Nobel Sastra Tahun Ini; Man Booker Prize 2017

Redaksi inspirasi.co
Karya Redaksi inspirasi.co Kategori Kesusastraan
dipublikasikan 13 Oktober 2017
Yang Tak Kalah Keren dari Nobel Sastra Tahun Ini; Man Booker Prize 2017

Usai minggu lalu kita mengetahui Kazuo Ishiguro memenangkan Nobel untuk Sastra 2017, pencinta sastra juga akan mengetahui siapa yang berhak merengkuh juara Man Booker Prize tahun ini minggu depan.

Man Booker Prize atau juga disebut sebagai Man Booker Prize for Fiction merupakan penghargaan bagi novelis bergengsi yang diadakan setiap tahun bagi mereka yang berhasil menulis novel asli dalam bahasa Inggris dan diterbitkan di Inggris. Pemenang penghargaan biasanya akan mencatat penjualan buku yang melejit dan memperoleh pengakuan dari pembaca buku internasional. Pemenang hadiah ini berhak memperoleh uang tunai 50 ribu poundsterling, sedangkan yang masuk ke dalam daftar pendek membawa pulang 2.500 poundsterling.

Sementara Nobel untuk Sastra diberikan ke penulis atau sastrawan yang mempunyai reputasi dalam rentang waktu yang lama, Man Booker Prize fokus pada penulis yang menghasilkan karya luar biasa dalam rentang satu tahun.  Sebab nilai prestis yang tinggi, tak heran juri bekerja ekstra keras mensortir karya yang masuk, yang pastinya berkualitas wahid. Maka tak heran penghargaan ini menerima karya debut dari penulis baru yang mungkin tak semua kalangan pencinta buku kenal.

Sebagai contoh, tahun ini kita diperkenalkan pada fiksi berjudul ‘Elmet’ milik Fiona Mozley. ‘Elmet’ menjadi satu dari enam buku yang menjadi kandidat peraih Man Booker Prize. Fiona menulis ‘Elmet’ di ponselnya saat sedang berada di kereta api antara rumahnya di York dan London. ‘Elmet’ mengisahkan seorang ayah dan dua anaknya yang hidup terasing di sebuah rumah yang mereka bangun dengan tangan mereka sendiri.

Selain ‘Elmet’, ke-5 judul lain yang sedang bersaing tahun ini adalah ‘4 3 2 1’ oleh Paul Auster, ‘History of Wolves’ milik Emily Fridlund, ‘Exit West’ karya Mohsin Hamid, ‘Lincoln in the Bardo’ oleh Georga Saunders dan ‘Autumn’ karya Ali Smith.

Pemenang tahun ini akan diumumkan pada 17 Oktober 2017. Sebelumnya pada 27 Juli 2017, panel juri yang terdiri dari lima orang mengumumkan daftar panjang calon pemenang tahun ini yang terdiri dari 13 novel. Selama rentang 1 Oktober 2016 hingga 30 September 2017, tim juri ini menerima 144 fiksi yang lalu dikerucutkan menjadi 13 hingga final enam novel saja. Daftar pendek enam novel tersebut diumumkan pada 13 September 2017.

Jadi, siapa ya kira-kira yang akan membawa pulang hadiah bergengsi ini? Empat hari bukan waktu yang lama sepertinya..

Sumber bacaan 1, 2, 3 dan 4

  • view 60