Karya Pilihan Minggu Ini

Redaksi inspirasi.co
Karya Redaksi inspirasi.co Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 02 Oktober 2017
Karya Pilihan Minggu Ini

 

Tulisan karya Dicky Armando : "Kelopak Mawar"

 

Catatan redaksi: Tumben sekali Dicky Armando menulis fiksi pendek yang menyayat sedih seperti ini sebab Dicky, yang selalu konsisten berkarya di sini, lebih senang menulis puisi atau tulisan bernada kocak atau penuh kritik. ‘Kelopak Mawar’ membuktikan Dicky kreator yang lengkap. Jago menulis sajak juga oke sekali membuat tulisan sedih.

Belasan tahun berlalu, hati Doni masih tertambat pada Donna yang sudah terlebih dahulu pergi untuk selamanya. Coretan singkat ini mengangkat kenangan Doni terhadap Donna saat di narator hendak mengunjungi makam kekasihnya tersebut. Doni pun memutar kembali kisah mereka dulu, yang buat kami jadi kekuatan tulisan ini sebab ditulis dengan gaya yang banyak memunculkan metafora, memainkan alam dan benda. Tulisan ini indah sekaligus sendu. Bagus sekali, Dicky.



Video karya Reandy Ramdiansyah : "Langitku Runtuh"

 

Catatan redaksi: Puisi akan menjadi puisi jika​ rimanya terjaga, keindahan dalam kata-katanya penuh makna. Dan kalaupun disampaikan lewat suara, keindahan makna di dalamnya tetap terjaga. Pembacaan puisi ini agak mengganggu, dengan latar belakang yang kurang mendukung seluruh kata yang disusun dalam puisinya. Juga dengan tipe pembacaan yang disedih-sedihkan dan dimarah-marahkan, pembacaan yang ditangkap pendengar menjadi tidak asyik sama sekali. Membuat bosan dan tak tertarik mendengar lagi. Semoga di pembacaan puisi berikutnya, pelafalan menjadi lebih tegas​ dan alami, sehingga tidak mengurangi makna dan keindahan di dalamnya.



Foto karya Afif Luthfi : "48 Jam"

 

Catatan redaksi: Sebetulnya gambar badan pesawat yang separuh atau sayapnya atau sedikit saja dari badan pesawat itu sudah sangat biasa. Yang menjadi luar biasa dari jepretan ini adalah pencahayaan yang dibidik pas dan seolah mewakili captionnya. Bagaimana tidak, Afif menulis caption dengan sederhana namun sangat romantis. 48 jam sebelum menikahimu. Sesuatu yang lebih di atas romantis. Maka foto ini benar-benar mewakili hati yang mengambil gambarnya: ketekadan bulat dari tanah Mekah memperistri seseorang di tanah air. Romantisnya!



Grafis karya SRM : "Bird Tribal"


Catatan redaksi: Cukup bermodalkan pensil dan penghapus maka jadilah oretan sederhana nan nyeni seperti ini. SRM menuangkan idenya ke dalam grafis yang memunculkan jenis burung yang di dalam gambar ini terlihat tradisional nan indah. Menariknya, burung tidak diketengahkan secara gamblang, yang paling kentara adalah kakinya. Lalu bagian paling cantik adalah ekornya. Sungguh indah, SRM!


Audio karya Intan Retma : "Ikhlas"

 

Catatan redaksi: Kekhasan suara Intan jadi daya tarik tersendiri. Tetapi sayang, laiknya film yang tanpa konflik, pembacaan puisi ini berlalu begitu saja seolah tanpa ada pembuka, konflik dan penutup. Amat disayangkan sebab makna di dalamnya jadi sia-sia. Kekuatan hanya ada di suara khas. Apa yang ingin disampaikan pun kurang jelas, sebab memakai kata-kata yang berusaha dipuisikan namun justru tidak menjadi puisi atau bahkan kata-kata indah. Sayang sekali.

  • view 144