Inspirator Minggu Ini: Wiwit Astianing

Redaksi inspirasi.co
Karya Redaksi inspirasi.co Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 18 Juli 2017
Inspirator Minggu Ini: Wiwit Astianing

Fiksi kilat yang kami ambil mewakili pilihan redaksi untuk segmen tulisan Selasa ini menggelitik tim redaksi untuk mengulik profil inspirator di balik cerita tersebut, Wiwit Astianing. Sebelum ide ini muncul pun kami telah sebelumnya tahu Wiwit termasuk inspirator yang rajin berbagi cerita di sini.

Hanya menulis ‘cuma manusia biasa yang mempunyai banyak mimpi’, Wiwit tinggal di Malang, Jawa Timur. Kreator muslimah ini mempunyai minat menulis dan membuat sajak, yang memang terbukti dari dominasi karya-karyanya di Inspirasi.co sejauh ini. Tema seputar romansa, pengembangan kepribadian dan agama akan banyak inspirator lainnya temukan di lapaknya. Ia mempunyai hobi yang sepintas terkesan sepele tetapi justru sanggup ia manfaatkan sebagai momen dan proses kreatif tersendiri; melihat-lihat dan bermimpi, di antaranya.

Menarik membaca fiksi kilat yang jadi pembuka tulisan ini, ‘SUAPAN TERAKHIR’ sebab terlebih dahulu memerlukan peresapan adegan di pikiran sebelum menerjemahkannya menjadi deretan kata yang tepat sasaran, efektif sekaligus sukses mengoyak emosi pembaca.

Sebelumnya, tulisannya yang berjudul ‘MENUNGGU PAGI #bridge’ juga kami pilih mewakili tulisan dari redaksi. Yang ini fiksi dengan tipikal panjang dan mengambil tema romansa remaja hanya saja kali ini memang topik cinta yang dewasa dan cukup dalam. Sebelum membaca ini, silahkan nikmati dulu pendahuluannya, ‘MENUNGGU PAGI #verse’.

Tulisan lama Wiwit, ‘PETAKA CINTA #chapter1’ layak sekali dibaca. Masih seputar cerita serial, fiksi ini terbaca lebih menenangkan dan misterius. Contoh cerita yang juga menarik adalah ‘Kisah Mak Comblang’, yang dibalut dengan cara yang asyik.

Sektor sajak tak kalah menarik buat ditengok. Untuk bagian ini, Wiwit banyak memoles sisi spiritualitasnya melalui puisi yang sangat religius. Ada pula yang fokus pada tokoh dalam Islam. Silahkan saja dibaca ‘Nusaibah binti Kaab’, semacam sajak pengetahuan Islam yang tak hanya menyentuh tetapi juga informatif. Hal yang sama turut disimpulkan dalam sajak ‘Amarah’.

‘Qiyamul Lail’ terasa sangat personal. Berkisah tentang sholat malam yang menjadi momen terbaik seorang hamba dengan Alloh swt, sajak ini menyentuh kalbu setiap hamba yang merasa diri dekat atau ingin dekat yang menciptakannya.

Semoga makin produktif di Inspirasi.co, Wiwit!

  • view 136

  • Wiwit Astianing
    Wiwit Astianing
    2 bulan yang lalu.
    Terima kasih pada inspirasi dan tim redaksi yang telah memberi saya lapak dan kesempatan untuk belajar 'menulis' disini.
    Dan terima kasih pada sahabat-sahabat yang telah mengapresiasi hasil latihan nulis saya dengan membacanya.
    Salam senyum semangat.
    Terima kasih.