Inspirator Minggu Ini: Catatan Ilalang

Redaksi inspirasi.co
Karya Redaksi inspirasi.co Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 11 Juli 2017
Inspirator Minggu Ini: Catatan Ilalang

Selain karena cukup misterius, inspirator yang satu ini cukup menyeruak di antara kreator lainnya sebab paling sering membanjiri galeri karyanya dengan catatan-catatan harian. Bak diary online tulisannya layak sekali disimak dan dibahas di sini. 

Hanya membubuhkan keterangan berasal dari Sidoarjo, Jawa Timur, kreator ini telah cukup lama bergabung di Inspirasi.co, yakni pada 17 April 2016. Sebagai karya perkenalan, Catatan Ilalang membagikan tulisannya yang berjudul ‘Sebuah Catatan Kecil Untuk Cinta’, yang cukup menuai ratusan ‘view’, hasil yang cukup bagus untuk sebuah karya perdana. 

Catatan harian Catatan Ilalang tak bisa diremehkan. Ia banyak mengangkat tema serius yang mengajak siapa pun untuk merenung dalam banyak hal. Kata-katanya pun indah dan puitis sehingga sayang kalau dilewatkan membacanya. Silahkan saja klik ‘Aku berhenti mencintai dalam diam’, yang selain beberapa kelebihan yang telah kami sebutkan di atas, tulisan tersebut juga mewakili perasaan sebagian orang yang pernah atau sedang mengalaminya. Cinta dalam diam, sebuah fase yang melelahkan tetapi tetap saja menyenangkan buat yang tangguh menjalaninya.

Ada pula ‘Rahasia alam (rahasia Malam’) yang menyinggung hubungan antara seorang hamba dengan Tuhannya. Dalam tulisannya kali ini, Catatan Ilalang banyak menggunakan personifikasi alam, yang membuat tulisannya apik dengan caranya sendiri.

Membaca beberapa catatan harian Catatan Ilalang memang seperti membaca puisi. Ada yang memang seolah sajak dibuat dengan format seperti coretan kegelisahan biasa. Hal ini seperti dibaca dalam ‘Nayanika (2)’ yang seperti di antara sajak atau catatan harian. Apa pun bentuknya, tulisannya tersebut selain dalam tetapi juga asyik. Pembaca dalam rentang umur berapa pun akan bisa menikmatinya.

Sesekali Catatan Ilalang menuangkan gagasannya melalui cerita pendek, seperti dalam ‘Apa itu cinta? Tanya nya’ dan ‘Di antara Dipan Bambu, Segulung Tembakau dan Dua Gelas Teh Hangat’. Layaknya catatan-catatan hariannya, cerita pendeknya pun reflektif. Seperti judul ke-2 cerita pendek tersebut yang menceritakan kedekatan seorang cucu dengan kakeknya. Yang membaca tulisannya pasti akan ingat masa kecil dan betapa akan sangat merindukan sang kakek, yang dalam fiksi tersebut memberikan cerita lucu tak terlupakan buat sang cucu kesayangan.

Terima kasih, Catatan Ilalang!
 

 

 

  • view 67