Inspirator Minggu Ini: Nurma Kasa

Redaksi inspirasi.co
Karya Redaksi inspirasi.co Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 13 Juni 2017
Inspirator Minggu Ini: Nurma Kasa

Cukup cepat Nurma Kasa mencapai level Inspiration Addict padahal ia baru berbagi unggahan perdana di Inspirasi.co pada 10 September 2016. Melalui tulisan ‘Berebut Makanan Kenduri’, Nurma lumayan ramai dengan dilihat 233 kali hingga ulasan admin ini diturunkan.

Sejak saat itu, inspirator asal Madiun, Jawa Timur, ini rajin mengunggah karyanya di sini, dimana sebagian besar berupa tulisan. Bisa dibilang laman pribadi Nurma mirip seperti buku harian online sebab ia mengunggah banyak catatan harian seputar refleksi diri hingga menggambarkan peristiwan penting yang terjadi saat itu.

Sebagai contoh, “Pesawatmu Telah Tiba” yang menggambarkan hal sederhana seperti apa yang dilakukan calon penumpang sembari menantikan kendaraan mereka tiba dan membawa terbang ke tujuan masing-masing.

Atau ia mendokumentasikan aksi 212 yang lalu dalam “Dipukul peserta aksi” dalam catatan hariannya yang lain. Menariknya, celotehan harian Nurma tetap ramai dilihat orang, membuktikan bahkan bahkan catatan harian pun bisa populer tergantung tema yang dipilih dan cara penyajiannya.

Membaca catatan harian Nurma bisa disimpulkan gaya kepenulisannya pendek dan langsung ke pokok persoalan sehingga cukup berbeda dari catatan harian yang lazim kita nikmati, yang serba panjang dan kadang terlampaui pribadi. Dalam galeri catatan harian Nurma tidak semuanya begitu.

Selain banyak membagi catatan hariannya, kreator yang satu ini juga suka menulis cerita pendek atau fiksi di sini. Layaknya gaya kepenulisannya dalam bagian catatan harian, Nurma pun membuat fiksi dengan teknis yang lugas tanpa kehilangan ‘sastranya’.

Coba saja baca ‘Pria di Peron Enam’ dimana Nurma sukses menggambarkan apa yang di benaknya tentang peristiwa yang hanya berlangsung sejenak menjadi tulisan yang enak dibaca.

Atau ‘Ragil untuk Pratama’, yang melukiskan romansa relijius yang mencoba menjauhkan kedua tokohnya dari zina. Lewat fiksi ini, Nurma mencoba berdakwah tentang hubungan lawan jenis yang sesuai tuntunan Islam.

Kini, Nurma sedang asyik menulis cerita bersambung, seperti dalam ‘Cinta dari Tanah Seberang’. Semoga semakin betah di sini, Nurma!

 

  • view 75