Karya Pilihan Minggu Ini

Redaksi inspirasi.co
Karya Redaksi inspirasi.co Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 12 Juni 2017
Karya Pilihan Minggu Ini

 

Tulisan karya Padlil Syah : "Sukun dan Devide et Impera (Bagian 2)"

 

Catatan redaksi: Sungguh menyenangkan obrolan antara Sukun dan sang abah. Bermula dari rasa penasaran Sukun atas pemberian namanya oleh sang abah, dialog mereka mengandung tema yang serius dan kekinian, tentang iman, Islam dan isu kafir. 

Tulisan ini secara teknis memang sederhana namun mengetengahkan masalah yang akrab di telinga masyarakat. Intinya karya dari Padlil Syah ini berbobot. Jangan lupa baca rangkaian fiksi dari dialog ini, yang hingga sampai tulisan ke-6, untuk tahu akhir kisahnya.

 

 

Video karya Windi Ariesti : "Teruslah Merokok"

 

Catatan redaksi: Dengan batang-batang rokok, Windi bermain-main dalam kesadaran dan kenyataan. Ia tak melarang siapapun merokok asalkan peduli sekitar. Konsep video yang sederhana tapi menggugat makna. Hanya dengan menyoroti berbatang-batang rokok bekas, Windi membawa satu kitik pedas terhadap hubungan antar individu. Sayangnya, backsound dalam video tidak cukup mewakili tulisan dan pesan yang ingin disampaikan. Dan batang rokok hanya di satu tempat sehingga menjadi monoton. Jika dibidik dari berbagai tempat, berbatang-batang rokok itu pasti akan menarik.

 

 

Foto karya Nuh Muhammad (Yunus) : "Senja Di Atas Menara"

 

Catatan redaksi: Suasana blacklight selalu jadi menarik. Tapi seharusnya pose saat blackligt dalam sinar matahari pun dipertimbangkan. Fokus sebelah kiri atas sangat bagus, ada sinar matahari yang memantul dan cahaya berupa garis merah dan kuning di sana. Akan tetapi, kesemua selaras itu domplang dengan pagar yang dibidik tak sejajar, sehingga menghasilkan pose foto yang kurang manis. Semoga di jepretan selanjutnya, semua komponen dalam foto Nuh Muhammad akan saling mendukung satu sama lain.

 

 

Grafis karya Tukang Kutip : "Jembatan Senja"

 

Catatan redaksi: Pastinya yang menarik dari grafis ini adalah tulisannya, yang berarti malam yang dirindukan saat siang mengalami banyak masalah atau menghadapi banyak kejadian sehari-hari. 

Grafis ini sungguh dalam artinya plus frase yang berirama mirip dalam ‘most’ dan ‘lost’. Singkat namun akan membuat termenung siapa yang membaca dan memahaminya. Perlu berpikir terlebih dahulu memang tetapi jika bisa mencerna secara baik maka grafis ini akan diamini oleh banyak orang. Cerdas, Ariyanisa AZ.

 

 

Audio karya Pras Har Adi : "Hariku"

 

Catatan redaksi: Tempo yang lambat tidak mewakili kesyahduan di awal hari. Namun di tengah lagu, hentakan  mulai terasa. Ada ritme di setiap perpindahan suasana yang terkandung dalam liriknya. Begitu menyentuh hati. Cocok untuk mengawali hari dengan ketenangan dan kedamaian. Bersama seseorang yang dicinta, melewati hari penuh makna. Di akhir lagu, pengulangan lirik yang terus-menerus membuat bosan. Penutupan tidak pas. Tapi sepenuhnya lagu ini luar biasa.

  • view 68