Inspirator Minggu Ini: Handry TM

Redaksi inspirasi.co
Karya Redaksi inspirasi.co Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 06 Juni 2017
Inspirator Minggu Ini: Handry TM

Melihat unggahan perdana inspirator yang satu ini sudah bukan hal yang mengherankan kita akan banyak mencicipi produksi karya yang berkualitas di lapak kreator ini di sini. Telah berhasil menghasilkan buku berjudul ‘Kancing yang Terlepas kami senang penulis profesional seperti Handry TM banyak berbagi tulisan bagus di Inspirasi.co.

Sebagai contoh, silahkan menikmati fiksinya ‘Pantai yang Kesepian' dimana tulisannya terasa segar dan kekinian. Sebelum melanjutkan membahas karya Handry lainnya kami terlebih dahulu ingin menyoroti pilihan ‘thumbnail’ atau gambar depan sebagian besar karyanya yang memang artistik, sama seperti inspirator yang kami bahas minggu lalu.

Tengok saja ‘Kopi Hangat untuk Mesin Politik’, ‘Nobel Sastra Bagi Sang Pendendang’ dan ‘Cokelat dan ‘Filosofi Upacara’. Gambar yang dipilih asyik sekali untuk dilihat berkat teknik penyajian yang cukup rumit namun tetap bisa dinikmati.

Belum lagi ‘thumbnail’ karyanya belakangan yang lebih memukau mata sebab berupa grafis yang semakin kompleks kian mempesona. Walau mahir menulis fiksi, galeri karya Handry justru untuk sementara ini banyak mengetengahkan pendapatnya mengenai banyak hal, mulai dari sastra, budaya hingga politik. Handry juga banyak membahas tentang tokoh di balik keberhasilan produk tertentu yang hingga kini tetap legendaris berikut kisah menarik di belakangnya. Kesemuanya dia bungku dengan gaya tersendiri, berbobot namun tetap mudah dipahami oleh siapa pun yang membacanya.

Dalam ‘Hard Rock Cafe dan Diplomasi Kebudayaan’, misalnya, Handry menuturkan secara runut dan informatif mengenai awal mula munculnya Hard Rock Cafe lalu mengapa ia berekspansi dari London ke Amerika Serikat, bahkan kini kafe kelas atas ini justru lebih ramai di negeri Paman Sam tersebut. Tak lupa Handry menganalisa kesuksesan kafe tersebut lalu mengaitkannya dengan musik dan budaya nongkrong dan kelas sosial di masyarakat.

Layak dibaca pula “Kematian Hanya Tidur Panjang”, yang mengulas tentang Gianni Versace sang pendiri label busana berkelas dunia asal Italia. Walau ia telah meninggal dunia tetapi warisannya tetap saja abadi yang dilanjutkan oleh saudara-saudaranya. “Kematian hanya tidur panjang. Karena sebagaimana kata Plato, jiwa itu selalu abadi sekalipun raga sudah rusak terkubur sepi”. Sangat layak dikutip pernyataan ini.

Kami tutup ulasan tentang kreator asal Semarang, Jawa Tengah, ini dengan membahas ‘Hotel dan Bisnis Imajinasi’ yang sungguh menggelitik berkat judul yang memang cakap. Dalam tulisan ini Handry mengetengahkan tentang ‘hotel budget’ yang kini sedang menjamur, setidaknya di DKI Jakarta dan Bali. Kunci ‘menjual imajinasi’ terbukti ampuh menarik calon pengunjung sehingga membuat bisnis hotel tetap mengalir deras namun dengan tetap memperhatikan pengelolaannya.

  • view 77