Karya Pilihan Minggu Ini

Redaksi inspirasi.co
Karya Redaksi inspirasi.co Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 26 April 2017
Karya Pilihan Minggu Ini

 

Tulisan karya Meilinda Dwi Pertiwi : "M (y) our Destiny"

 

Catatan redaksi: Kreatif dan brilian. Meilinda memang belakangan getol bereksperimen dengan ‘time lapse’ dimana cerpennya kali ini benar-benar yang paling berhasil dari sebelumnya. Tak hanya runut mengacak plot, fiksi ini juga mulus mencampurkan alur masa depan dan masa kini sehingga tak ada kesenjangan atau sesuatu yang hilang dari keseluruhan alur yang Mei bangun.

Fiksi ini berkisah tentang Emma dan surat dari masa depan yang ia terima. Pada awalnya ia kurang mempercayai isi surat tersebut saat tertulis orang yang ia kasihi, Dito, akan meninggal dunia jika Emma tidak mencegahnya. Ternyata benar. Emma tidak mencegahnya lalu Dito tewas dalam kecelakaan. Maka sejak saat itu, Emma percaya isi surat tersebut, bahwa prediksi di dalamnya benar. Lalu ia pun memilih bunuh diri demi mencegah musibah yang akan terjadi pada ibunya gara-gara dirinya. Bagian terakhir fiksi saat pengumuman meninggalnya Emma sebagai lintasan berita membuat fiksi ini total sendu dan tragis. Bagus sekali, Mei!

 

 

Video karya Hammed Radityo : "Secangkir Kopi Istimewa"

 

Catatan redaksi: Berfokus pada kegiatan seorang perempuan muda yang cantik, video ini semakin menegaskan bahwa kopi adalah minuman special bagi beberapa orang. Kopi serupa pendamping hidup untuk menjaga semangat dalam aktivitas sehari-hari sekaligus kebutuhan primer yang tak bisa ditinggalkan. Meminum kopi adalah seni yang membuat suasana hati jadi asyik. Meski perasaan sedang tidak baik, kopi yang disajikan akan tetap enak dan justru mengembalikan suasana riang dalam hati. Mari nikmati kopi dalam hidup ini!

 

 

Foto karya Arif Adi A : "Senja"

 

Catatan redaksi: Bertumpu pada terang dan gelap, objek yang dibidik kamera jadi menyatu jika senja bertemu dalam dua suasana sekaligus: terang dan gelap. Warna jingga yang menyembul dari balik pepohonan mengaburkan kegelisahan dedaunan yang perlahan ditutupi gelap. Air dan awan menjadi satu bentuk dalam satu lanskap. Lewat foto ini Arif menunjukkan betapa gelap tak menggeser terang. Mereka hanya menyatu dan berselimut dalam sebuah waktu yang diberi nama senja. Indahnya!

 

 

Grafis karya Husna Mulyati : "Perempuan"

 

Catatan redaksi: Goresan sederhana yang indah. Sungguh menggambarkan perempuan sebagai mahkluk yang mencintai kecantikan. Teknik yang dipakai sederhana walau perlu kejelian menampilkan aksesoris di kepala sang model.

Dibuat secara rapi dan teliti, grafis ini berhasil menunjukkan perempuan sebagai simbol kecantikan, kerumitan sekaligus menjadi makhluk istimewa tersendiri. Keren sekali, Husna Mulyati!

 

 

Audio karya Ayin Elfarima : "Bangkit atau Sakit"

 

Catatan redaksi: Membahas bangsa tak ada habisnya. Banyak hal yang masuk ke dalam bangsa ini tanpa filterisasi yang baik. Jika bangsa diartikan sebagai negara Indonesia itu sendiri maka memang benar segala kebobrokan berkacang pinggang di dalamnya: narkoba, seks bebas, pendidikan tak layak dan banyak hal lainnya. Puisi ini melontarkan pertanyaan paling ngeri di negeri ini: keadaan bangsa yang tak kunjung membaik justru makin buruk dari hari ke hari. Ayin Elfarima menyebutnya dengan sakit. Sakit di sini tentu saja seperti yang disebutkan di atas tak kunjung sembuh malah justru semakin mencengkeram erat bahkan sangat sulit diberantas. Kesulitan itu melahirkan banyak karya yang bernada putus asa dan kekhawatiran: seperti puisi ini.