Kontroversi Zakir Naik: Apa yang Salah?

Kontroversi Zakir Naik: Apa yang Salah?

Redaksi inspirasi.co
Karya Redaksi inspirasi.co Kategori Agama
dipublikasikan 06 April 2017
Kontroversi Zakir Naik: Apa yang Salah?

Zakir Naik adalah orang hebat. Jika kita lihat debat-debatnya yang bertebaran di seantero dunia maya, sudah tentu kita akan berkesimpulan bahwa orang ini pintar, cerdas, dan dikuasai memori yang sangat kuat untuk mengingat detail argumen, ayat Alqurán beserta angka-angkanya, dan bahkan teks-teks dalam Kitab injil. Jika kita menghapal sedikit ayat Alqurán saja butuh perjuangan berdarah-darah, Zakir Naik sepertinya telah menata struktur memorinya dengan begitu rupa sehingga kapanpun ayat dan argumen dibutuhkan, ia dengan segera muncul dalam mulutnya yang fasih.

Lewat ceramah dan debatnya, ia telah menyihir khalayak dan menanamkan kebanggaan yang sangat di benak sebagian kaum muslimin. Perasaan menang atas kelompok lain dengan segera merasuk. Perasaan paling benar di antara para kontestan agama. Dan tentu, yang lain salah, tersudut, invalid.

Dengan segera, Zakir Naik, juga seperti debater sebelumnya, Ahmad Deedat, menjadi hero yang menaklukkan musuh-musuh Islam.

Tapi benarkah kita butuh penakluk sekarang ini? Benarkah kita butuh menunjukkan kebenaran kita dengan menyerang dan menyalahkan yang lain? Benarkah kita harus menang sendirian dan semua yang lain harus dalam posisi kalah? Benarkah kehadiran Islam untuk menegasikan agama lain?

Konon, malaikat Jibril pernah meminta ijin kepada Muhammad SAW untuk memusnahkan musuh-musuh Islam dalam satu gebrak, menjatuhi mereka dengan gunung. Namun Muhammad menolaknya. Rasulullah justru ingin memanangkan hati kaum Thaif itu, bukan mengalahkannya. Menang tanpo ngasorake.

Jadi, gimana menurutmu?

==

Sisipkan hashtag #ZakirNaik dalam ringkasan tulisan atau karyamu. Karya dengan view terbanyak akan mendapatkan satu paket buku dari Penerbit Gagasmedia.