Inspirator Minggu Ini: Baiq Dwi Suci

Redaksi inspirasi.co
Karya Redaksi inspirasi.co Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 22 Maret 2017
Inspirator Minggu Ini: Baiq Dwi Suci

Suci, begitu Baiq Dwi Suci, disapa merupakan contoh inspirator yang selain rajin berkarya di Inspirasi.co tetapi juga teguh mengemban misi dakwah di setiap tulisan yang ia bagi di sini. Tampak religius dengan gaya santai membuat karya Suci layak disimak setiap unggahannya.

Bergabung sejak 26 Juli 2016, Suci cukup ‘mencuri’ perhatian dengan ulasannya mengenai buku dengan judul kekinian anti mainstream berjudul “Pasukan Berani Putus”. Judul fiksi yang menarik plus pesan menolak pacaran sebelum halal menjadi suami dan istri.

Kemudian, Suci menyambung dengan karyanya yang bertajuk “Mengupas Sisi Murah Pacaran” pada 27 Juli 2016. Tulisan dia konsisten lugas dengan bahasa yang anak muda banget. Dalam opininya ini, Suci menegaskan penolakannya pacaran sebelum menikah, yang selain ladang zina juga sama sekali tidak ada untungnya dilakukan oleh anak muda, terutama mereka yang beragama Islam.

Keinginan Suci menulis untuk berbagi ilmu baik ia tuangkan dalam “PENULIS, DIKSIMU JALAN SYURGA.” Ia memotivasi dirinya sendiri dan penulis lainnya agar menulis karena Alloh swt, mendedikasikan karyanya untuk ibadah dan kebaikan dimana buah dari semuanya adalah syurga kelak di akherat.

Yang paling menonjol sekaligus menyentuh dari galeri karya Suci yakni menemukan beberapa tulisannya mengenai anak-anak dengan keterbatasan fisik. Simpati dan rasa salutnya ia tulis dalam bahasa yang sangat apik, menyentuh kalbu siapa pun yang membacanya.

Sebagai contoh, silahkan disimak “Dunia Tanpa Suara” dan “Anak-Anak di Tangga Teratas”. “Dunia Tanpa Suara” mengupas kehidupan anak-anak penyandang tuna rungu, yang bagi Suci justru manusia-manusia cerdas sebab mampu menyajikan ekspresi tanpa suara dengan luar biasa bagus melalui gerakan, bisikan dan ekspresi. Dalam “Dunia Tanpa Suara”, Suci mengajak kita semua justru meneladani anak-anak tersebut sebab mampu melakukan hal luar biasa seperti yang jika dilihat melalui fotonya, bisa tampil secara bagus walau tanpa berkata-kata.

“Anak-Anak di Tangga Teratas” sungguh cerita yang sangat inspiratif. Di sini, Suci mengetengahkan kisah anak-anak autis yang tetap melangkah maju meraih cita-cita seolah alpa autisme yang mereka sandang. Membaca tulisan yang satu ini membuat sadar kita yang sempurna secara fisik justru harus banyak melihat contoh anak-anak autis yang terus berupaya melesat mencapai mimpi mereka. Tulisan ringkas nan padat pesan ini makin berbobot nilainya dengan barisan pilihan kata mantap seperti ini:

Mereka tetap berbuat lebih hebat meski pandangan dunia padanya tak pernah bisa lebih utuh pada kehidupan mereka. Padahal yang mereka lakukan bisa melampaui otak manusia dengan IQ tertinggi sekalipun, karena mereka tidak pernah menggunakan penolakan akal ketika hendak memberikan yang terbaik.

Penggalan yang penuh semangat dari Suci. Ditunggu berbagi inspirasi lainnya, Suci.