Tak Hanya Pamer Foto. 5 Ide Biar Tulisan Travelmu Tetap Patut Dibaca

Tak Hanya Pamer Foto. 5 Ide Biar Tulisan Travelmu Tetap Patut Dibaca Tak Hanya Pamer Foto. 5 Ide Biar Tulisan Travelmu Tetap Patut Dibaca

Maraknya aplikasi media sosial selama beberapa tahun terakhir menghadirkan tantangan tersendiri bagi mereka yang menggeluti dunia kepenulisan seputar wisata dan jalan-jalan. Sementara foto menarik beresolusi tinggi pasti sangat membantu daya tarik tulisanmu pastinya sebagai penulis kamu tidak mau dong orang melirik karyanya demi foto semata.

Berikut kami bagi beberapa hal yang bisa membuat pembaca tetap menikmati tulisan jalan-jalanmu sampai akhir sebab bagaimana pun kata-kata yang kamu tulis berbobot sama beratnya dengan foto yang melengkapi keindahan panorama tulisanmu sebisa mungkin seasli pemandangan yang kamu lihat:

  1. Mencari sisi unik suatu tempat yang belum banyak ditulis orang lain

Ini jadi tantangan yang cukup berat jika menulis tempat wisata yang sudah dikunjungi ribuan orang sebelumnya. Sebagai contoh, Sydney dimana Opera House kota ini sudah tersohor dari puluhan tahun silam. Akan sia-sia jika masih menyoroti keunikan arsitektur ikon ini kecuali jika tak peduli tulisan akan dibaca orang atau tidak.

Sebagai alternatif, bisa mengulik sejarah banyaknya pelabuhan di kota tersebut yang terkait erat dengan awal munculnya peradaban di salah satu kota termahal di dunia ini. Bisa lalu menambahkan banyak foto rumah sejak abad ke-19 dan pelabuhan-pelabuhan yang kini jadi daya tarik tersendiri bagi turis.

  1. Berbagi tips melancong dengan dana murah

Yang ini sudah banyak dilakukan dan terbukti memang paling berguna, terutama mereka yang ingin bepergian a la backpacker. Tak ada salahnya dicoba sebab akan berbeda bagi tiap-tiap penulis tergantung pada pengalaman diri sendiri. Ada yang sukses irit dalam hal makanan, ada pula yang jeli memilih transportasi pas di kantong hingga nebeng menginap di rumah kenalan. Menulis tips travel dengan anggaran terbatas akan selalu hits sebab kebutuhan dan kemampuan pembaca akan berbeda-beda. Menulis jenis ini akan tetap laris dibaca.

  1. Fokus pada obyek tertentu dari suatu tempat

Bisa hanya spesialis menulis pantai yang ada di suatu kota atau negara. Bisa pula mengulas museum yang menarik di kota tertentu. Atau malah menulis galeri, restoran atau kafe yang asyik. Jangan takut mengisi tulisanmu dengan yang spesialis. Di satu sisi mungkin tak sesuai dengan selera banyak orang tetapi di sisi lain, penyuka topik yang kamu tulis akan selalu merindukan karya-karyamu.

  1. Menceritakan tata hidup penduduk di kota atau negara tertentu

Dapat pula menulis tentang gaya hidup penduduk lokal, budaya atau interaksi mereka sehari-hari. Apakah mereka sering menghabiskan waktu sore nongkrong di kafe atau justru di rumah saja bersama keluarga. Sistem transportasi umum, jam kerja warga yang berbeda bagi mereka yang tinggal di kota dengan yang di pedesaan menghadirkan pengetahuan tersendiri bagi wisawatan yang sangat layak dibagi kepada orang lain.

  1. Menulis pengalaman selama bepergian

Ceritamu selama travel jadi jualan utama. Kesan yang kamu peroleh tentang tempat baru tersebut, penduduk di sana, makanan dan minuman, perlakuan penduduk terhadap orang asing bisa jadi bahan yang selalu akan berbeda bagi setiap penulis. Hal ini sebab tiap orang melihat pengalamannya dengan sudut pandang yang berbeda-beda. Segala rasa yang dialami saat bepergian pun akan beragam dan bersifat subyektif. Inilah esensi bepergian yang sebenarnya, menyatu dengan tempat dan budaya lokal. Yang tak akan bisa diwakilkan oleh jepretan foto seindah apa pun. Atas poin terakhir inilah, berpetualang tetaplah sangat perlu dilakukan sebab ada banyak hal yang akan mengubah hidupmu yang tak sanggup diceritakan melalui gambar.

Redaksi inspirasi.co

Tak Hanya Pamer Foto. 5 Ide Biar Tulisan Travelmu Tetap Patut Dibaca

Karya Redaksi inspirasi.co Kategori Catatan Harian dipublikasikan 03 Maret 2017
Ringkasan
Saat foto tak sanggup menuntaskan penuturan puasnya berpetualang.
Dilihat 61 Kali