Karya Pilihan Minggu Ini

Redaksi inspirasi.co
Karya Redaksi inspirasi.co Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 27 Januari 2017
Karya Pilihan Minggu Ini

 

Tulisan karya Ayu Alfiah Jonas : "Kandar"

 

Catatan redaksi: Decak kagum tak henti mengalir menikmati cerpen karya Ayu Alfiah Jonas ini bak menikmati keindahan pemandangan gunung, sama yang menjadi latar tempat dalam fiksi ini. Mengalir lancar, emosi yang cenderung stabil tetapi justru inilah yang berhasil menancapkan pilu yang luar biasa setelah usai membaca semuanya. Berkisah tentang cinta terlarang sesama pria, kredit layak disematkan untuk Ayu karena mengangkat kisah ini, yang jika kita mau membuka mata, sudah bukan barang baru lagi di masyarakat.

Yang kedua adalah bagaimana pun kekuatan cinta sanggup membuat orang melakukan apa saja, termasuk di narator yang rela menunggu bertahun-tahun bagi kembalinya Iskandar, sang pujaan hati yang hilang saat berpetualang di gunung Ceremai. Akhir kisah pun dibuang menggantung; menunggu kabar kematian Iskandar atau justru kabar bahwa ia masih hidup, seperti dalam ringkasan karya ini. Pilihan akhir yang makin membuat cerpen ini terasa sedih maksimal. Hebat, Jo!

 

 

Video karya Syafiq Santosa : "Mac Santos"

 

Catatan redaksi: Mac santos (20), pengedar narkoba yang menjadi target pembunuh bayaran. Mac yang tertangkap di rumah kosong ini dihajar habis oleh Michael. Michael adalah agen psikopat yang menikmati pembunuhan dan ia juga suka meminum darah korban yang menjadi sasarannya.

Film pendek karya anak bangsa yang layak mendapat apresiasi. Film dengan cerita flashback ini bagus sekali. Penempatan angle kameranya sudah tepat dan bagus. Adegan per adegannya pun padat dan jelas. Sedikit catatan dari video ini yaitu, ekspresi aktornya yang kurang menjiwai sebagaimana perannya, sehingga sang aktor terlihat kaku. Dan adegan seorang aktor sedang menghisap vape (rokok elektrik) itu tidak kelihatan garang malahan terlihat lucu, lebih tepatnya menghisap rokok atau cerutu.

Satu hal lagi yang menarik dari film pendek ini ketika di bagian akhir cerita, Michael ditembak oleh rekannya atas perintah dari bos karena bisa membahayakan hidup bosnya.

 

 

Foto karya Alf : "Sandarkan Sejenak Paruhmu"

 

Catatan redaksi: Merekam rutinitas menjadi objek paling mengasyikkan saat hunting foto. Apalagi jika suasana yang direkam di alam seperti gunung dan laut. Di pantai, jika sore hari tiba, para nelayan menyandarkan perahunya ke tepi pantai untuk beristirahat. Sebab—seperti apa yang dituliskan Alf—hidup tidak sekadar bekerja lalu meninggal dunia. Bekerja di pagi hari dan beristirahat di sore hari, menghabiskan waktu bersama keluarga di malam hari. Menyeimbangkan hidup. Seperti juga cahaya senja yang meliuk di sekitar perahu, mengindahkan air yang mengalir di bawahnya, menunjukkan kuasa Tuhan yang sesungguhnya. Efek animasi membuat foto ini jadi semakin hidup. Bravo nelayan!

 

 

Grafis karya Reni Fauziah : "Inspirasi.co"

 

 

Audio karya Alf : "Brahms LUllaby Song (Voice Instrumentals Cover)"

 

Catatan redaksi: Waduh jadi ngantuk nih! :)
Selain untuk menenangkan pikiran, musik instrumental juga sebagai pengantar kita menuju pulau kapuk. Musik instrumental karya dua orang kreator, Alf dan Desy ini begitu bagus. Kombinasi denting piano dan suara yang mengumandang ini menghasilkan musik instrumental yang menenangkan jiwa. Musik yang layak direkomendasikan untuk menina bobokan si buah hati, orang disekitar kita, atau kita sendiri. Musik instrumental yang sempurna. Terima kasih bro!

  • view 101