Resolusi: Kelar Lo?

Redaksi inspirasi.co
Karya Redaksi inspirasi.co Kategori Renungan
dipublikasikan 02 Januari 2017
Resolusi: Kelar Lo?

Akhir tahun, tentu penuh hingar bingar. Setelah perayaan Natal yang ramai dengan segala isu halal-haram ikutannya, tentu menjelang tahun baru adalah musim telolet yang akan menandai detik-detik pergantian lembaran kalender baru.

Ada satu tradisi yang juga tak kalah syahdu: menyusun resolusi yang akan menjadi semacam mimpi yang hendak diwujudkan di tahun yang akan datang.

Bahkan untuk sebuah mimpi, manusia pun butuh merumuskannya dengan serius dan penuh perenungan. Begitu ujar para motivator di forum-forum berbayar mahal berkelas itu. Mewujudkan mimpi menjadi cita-cita untuk kemudian direalisasikan, itulah tugas tahunan kita ala para motivator.

Dan hidup berjalan tak segaris lurus dengan wejangan motivator. Hidup tak segampang itu. Dan tentu saja merekapun masih punya jawaban sok bijak: jika kenyataan ternyata tak semanis itu, itupun tak apa. Minimal, kita pernah bermimpi sesuatu. Minimal, kita punya sesuatu yang cukup jelas untuk dikejar. Kelar nggak kelar, mimpi harus dibuat.

Tentu ada manusia jenis lain yang merasa tak perlu merumuskan mimpinya. Ada jenis lain lagi yang tak mau terpenjara oleh mimpinya. Ada pula yang bahkan untuk sekadar bermimpi pun merasa tak memiliki kapasitas dan kemampuan.

Nah, di manakah kita? Di mana tempatmu berdiri?