"Om Telolet Om" Bahagia itu Sederhana

Redaksi inspirasi.co
Karya Redaksi inspirasi.co Kategori Teknologi
dipublikasikan 24 Desember 2016

Sungguh, November dan Desember 2016 adalah bulan yang menegangkan dan menarik urat syaraf kita semua. Banyak WA groups pecah. Banyak teman di Facebook memilih unfriend atau memblokir temannya. Banyak follower twitter dan Instagram memilih unfollow. Banyak forum diskusi dan komunitas memilih untuk cooling down menunggu Pilkada Rasa Pilpres kelar. Dunia media sosial benar-benar dipenuhi caci maki, hujatan, dan kebencian, dan tentu saja informasi hoax.

Dan ternyata eh ternyata. Benar belaka bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang mudah lupa. Pertengahan Desember, semua mata dan telinga sudah berbelok arah, menengok satu fenomena yang dimulai dari keisengan anak-anak tanggung di Jepara sana. Mereka mencari kebahagiaan yang sangat sederhana: mencegat bus-bus antar kota yang lalu lalang tiap sore, dan sekadar meminta sedikit sedekah dari sang sopir yang dipanggil mereka secara akrab: Om. Dan sedekah itu adalah serangkaian bunyi klakson + yang kemudian disebut sebagai Telolet.

Jadilah Om Telolet Om menjadi medium pencari kebahagiaan yang menular dengan cepat dan luas: seluas berita hoax yang selama ini mewarnai dunia media sosial. Hingga mendunia. Ini capaian yang luar biasa.

Om Telolet Om adalah sebentuk oase di tengah kehausan akan hiburan akibat banjirnya kebencian di antara kita.

Jadi, sudahkah Anda Telolet?

• Oya, sejak minggu ini, kami akan memilih sebuah karya yang diikutkan Tema Tantangan Mingguan dengan sepaket buku yang akan dikirimkan ke alamat Anda. Kali ini, paket buku ini dipersembahkan oleh Penerbit Gagas Media.