Tiga Cara Buat Tokoh Fiktif Buatanmu Abadi

Redaksi inspirasi.co
Karya Redaksi inspirasi.co Kategori Kesusastraan
dipublikasikan 21 Oktober 2016
Tiga Cara Buat Tokoh Fiktif Buatanmu Abadi

Sudah menjadi hal manusiawi bahwa manusia tertarik dengan manusia. Foto dengan jualan ekspresi manusia masih menjadi favorit banyak orang. Goresan indera manusia dengan berbagai sudut pandang akan menyenangkan dilihat bila ditampilkan secara jeli dan hidup.

Pun demikian dengan cerita fiktif, entah pendek atau novel. Karakter kuat menjadi aspek yang sangat istimewa seorang pengarang. Banyak penulis dunia yang identik dengan karakter tertentu yang ia sematkan dalam tokoh ciptaannya. Mari menculik ide dari mereka, pelajari lalu terserah apakah akan kita terapkan atau tidak. Setidaknya belajar dari ahlinya selalu memberi ilmu yang berharga.

Berikut beberapa di antaranya:

     1. Karakter yang umum

 
Prita, gadis populer yang jadi dambaan semua cowok di sekolah. Rita, si anak pintar tetapi pendiam sehingga kepintarannya tak banyak diperhitungkan. Dhimas, pria lajang dengan segudang prestasi tetapi ia masih menyendiri di usianya yang memasuki kepala 3. Atau, ibu Minah, perempuan perkasa yang berjuang mati-matian membesarkan anak-anaknya seorang diri.

Tokoh seperti itu banyak dijumpai di sekitar kita. Memasukkan karakter seperti mereka membuat karyamu terasa sangat nyata. Tantangannya adalah bagaimana agar tokoh ciptaanmu tetap bisa menonjol sebab jenis karakter tersebut sangat umum. Di sinilah kamu mungkin bisa memainkan bahasa, teknis menulis, alur atau akhir yang berbeda dari yang sudah ada.

     2. Karakter ‘ekstrim’

 

Heathcliff sebenarnya pria yang sangat setia. Ia mencintai Catherine Earnshaw sepenuh hati tetapi Catherine lebih memilih menikah dengan Edgar Linton sebab Catherine tak mau jujur dengan perasaannya sendiri. Ia juga tak mau membuat keluarganya kecewa sebab Heathcliff adalah orang miskin. Heathcliff pun menyimpan dendam kepada Edgar hingga ia meninggal dunia. Ia menyakiti putri Edgar, menikahi adik Edgar hanya untuk mempermainkan perasaannya. Di satu sisi Heathcliff pria dengan cinta luar biasa tetapi di lain pihak ia karakter menakutkan yang tak mampu mengendalikan rasa kecewanya.

Ringkasan tersebut diambil dari ‘Wuthering Heights’, satu dari 100 novel terbaik dunia sepanjang masa yang dikumpulkan oleh Klub Buku Norwegia pada 2002. Mengutip pepatah, telanjur basah mandi sekalian. Jika bisa mengemukakan tokoh yang kejam, buat bengis sekalian. Jangan ragu membuat tokoh ekstrim.

     3. Karakter aneh

 

Menciptakan dunia yang benar-benar di luar nalar dengan tokoh yang jika dibayangkan terasa aneh juga bisa jadi pilihan. ‘Animal Farm’ karya George Orwell bisa menjadi rujukan tepat. Ia menciptakan negara fantasi yang kesemuanya terdiri dari hewan. Babi jantan, celeng hingga anjing menjadi tokoh utama di dalam cerita ini. Walau secara luar tokoh di sini adalah binatang tetapi sifat mereka mirip dengan manusia. Di sinilah George Orwell memainkan satir dan sindirannya tentang dunia politik dan pemerintahan.

Demikian dari kami. Semoga siapa pun tokoh yang inspirator buat akan terkenang selalu di hati pembaca karya kalian.