Lima Penulis Asing Laris Ini Perluas Cakrawala Sastra UWRF 2016

Redaksi inspirasi.co
Karya Redaksi inspirasi.co Kategori Kesusastraan
dipublikasikan 29 September 2016
Lima Penulis Asing Laris Ini Perluas Cakrawala Sastra UWRF 2016

Tebaran penulis luar negeri lintas tema akan semakin menambah bobot mutu Ubud Writers and Readers Festival (UWRF) tahun ini. Sejumlah nama sastrawan yang telah sukses menelurkan karya yang laris manis di pasaran telah memastikan diri akan hadir dan menjadi bagian dari perhelatan sastra bergengsi Asia Tenggara ini.

Erica Jong, penyair dan penulis lebih dari 24 buku, akan tampil dalam acara ‘Erica Jong: Fearless’ pada 28 Oktober 2016. Sepanjang karirnya, Erica telah memenangkan berbagai penghargaan, seperti Fernanda Pivano Award for Literature dan Deauville Literary Award. Novel terbarunya, ‘Fear of Dying’, telah dirilis pada 2015-2016.

Charlotte Wood, penulis asal Australia ini, telah membuat lima novel dan sebuah non fiksi. Buku teranyarnya, ‘The Natural Way of Things’, berhasil memenangkan Stella Prize dan Indie Book of the Year, sama-sama pada tahun ini. Tak mengherankan pihak UWRF 2016 menjadwalkan sesi khusus ‘Charlotte Wood: The Natural Way of Things’ pada 29 Oktober 2016. Charlotte hadir juga sebagai pembicara dalam dua acara diskusi lainnya, ‘UWRF Book Club’ dan ‘Darkness and Light’.

Masih dari benua Kanguru. Hannah Kent melejit berkat novel debutnya bertajuk ‘Burial Rites’ (2013) yang diterjemahkan ke dalam 28 bahasa. Novel ini mengisahkan cerita nyata hari-hari terakhir seorang wanita Islandia, yang dituduh membunuh mantan atasannya, menunggu waktu eksekusi pada 1829.  Hannah akan tampil dua kali, salah satunya bertajuk ‘Hannah Kent: The Good People’, pada 30 Oktober 2016. ‘The Good People’ sendiri adalah novel kedua dan teranyar Hannah. Sesi lain yang akan juga ia isi adalah ‘It Chooses You’ pada 29 Oktober 2016, yang akan banyak membahas peran obsesi bagi penulis, entah terhadap sejarah atau budaya tertentu, dalam berkarya.

Hanya Yanagihara, penulis kebangsaan Amerika Serikat ini, juga akan hadir dalam dua sesi, salah satu di antaranya membahas tentang novelnya yang banyak menggugah hati pembaca, ‘A Little Life’ pada 30 Oktober 2016. Novelnya yang lain berjudul ‘The People in the Trees’. Ia juga akan mengisi sesi ‘Darkness and Light’ yang mengeksplorasi sisi lebih gelap manusia.

Tak ketinggalan Jill Dawson, penulis laris asal Inggris. Delapan novel sudah lahir dari tangannya, termasuk ‘Fret & Edie’, ‘Watch Me Disappeardan ‘The Great Lover’. Tak tanggung-tanggung, Jill akan hadir dalam tiga acara, ‘Research for Novelists’, ‘The Past is Presentdan ‘UWRF Book Club’ masing-masing pada 29, 29 dan 28 Oktober 2016.

Pastikan inspirator tidak melewatkan acara bergengsi ini. Kosongkan pikiran, tampung segala pemahaman yang didapat dan selamat menyelami sastra lebih dalam lagi.

Foto diambil dari halaman Facebook resmi Ubud Writers and Readers Festival

  • view 182