Karya Pilihan Minggu Ini

Redaksi inspirasi.co
Karya Redaksi inspirasi.co Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 26 Agustus 2016
Karya Pilihan Minggu Ini

 

Tulisan karya Kartini F. Astuti : "Snack Bikini, Remas Aku: Kemasan Kreatif dan Strategi Pasar"

 

Catatan redaksi: Tulisan ini memuat pesan kuat dengan sajian yang sangat asyik dan kocak dibaca. Kartini jeli mengemas isu yang marak di pasaran dengan sudut pandang yang memang ia kuasai secara baik, yakni desain. Tak rugi rasanya membaca tulisan yang cukup panjang ini sebab setiap alinea mengandung opini Kartini yang didukung alasan atau fakta yang tepat. Ia menjabarkan pentingnya pengemasan, bahkan saat kemasan sudah dibuang ke tempat sampah sekali pun. Dalam hal kasus mie Bikini, ia menunjukkan betapa kemasan makanan tersebut, yang walau pun sudah dilarang edar, mungkin akan melekat di banyak pikiran anak kecil yang masih polos. Jempol juga buat inspirator yang satu ini sebab menyematkan pesan di bagian bawah mengenai pengemasan hal baik tentang Indonesia, tak hanya berfokus mengemas hal kontroversial. Desainer pun mempunyai andil yang sangat besar untuk berkontribusi untuk kemajuan nasional.

 

 

Video karya Renni Arista : "Happy Birthday, Mom.."

 

Catatan readaksi: Ini bukan zaman kuda gigit besi lagi Bung. Sungguh, teknologi sangat memanjakan kita. Dulu, jika kita hendak mendokumentasikan acara atau momen keluarga kita, tentu kita akan memanggil tukang foto yang mungkin sekampung cuma ada satu. Jika kita hendak memvideokan sesuatu, kita tak tahu harus ke mana mencari tukang videonya.

Nah, teknologi sekarang ini membuat siapapun bisa mendokumentasikan apapun. Seorang anak berusia 3 tahun, sampai nenek-nenek berusia 90 tahun pun dengan mudah bisa memfoto.

Dan kini, foto bergerak pun dengan mudah kita bisa buat. Terlalu banyak aplikasi instan yang bisa dengan mudah kita gunakan untuk mengabadikan foto diam menjadi bergerak, atau momen bergerak secara langsung. Dan pilihan redaksi kali ini adalah salah satu penanda zaman, di mana momen-momen yang terekam dalam foto diabadikan ulang menjadi dokumentasi bergerak, bermusik, dan punya cerita.

Terus berkarya Renni Arista.

 

 

Foto karya Muhammad Yaqzhan : "Wise"

 

Catatan redaksi: Dengan mengambil angle foto di sebuah gedung tua, tema dan judul dengan hasil foto yang diambil begitu tepat. Teknik pengambilan gambar dengan memposisikan model di depan sebuah jendela dan ekspresi seorang model pun membuat arti dari perenungan akan kebijaksanaan menjadi lebih terasa. Nice shot bro!

 

 

Grafis karya Nurul Azizah : "Endorphin"

 

Catatan redaksi: Yang kuat dari grafis ini adalah pesan sederhana tetapi kuat yang tersirat. Endorphin adalah senyawa kimia yang dapat membuat orang merasa senang. Zat ini juga penting untuk kekebalan tubuh. Nurul seolah mengungkap bahwa hal yang dia lakukan setiap kali menghadapi cobaan adalah dengan tetap berusaha ceria. Pesan yang sangat masuk akal. Bagus, Nurul!

 

 

Audio karya Simfoni Negeri : "Setidaknya"

 

Catatan redaksi: Project kolaborasi antara dua orang kreator ini harus diapresiasi. Sheli Widiyanti begitu menjiwai dalam membacakan puisi yang berjudul “Setidaknya.” Penghayatan yang cukup dalam, seakan- akan pembaca pernah mengalami momen seperti ini. Tak lupa pemilihan backsound yang bagus, sehingga bisa mengimbangi pembaca dan isi puisi ini. Penggalan puisi bait terakhir ini juga cukup menarik.

Hingga akhirnya ku sadar, bahwa aku memang bukan sesiapamu
Meski begitu
Ku coba nikmati laraku
Setidaknya untuk saat ini
Agar ku bisa mengejar dirimu yang lain, dengan lebih mantap, dengan lebih siap

 

Gambar oleh Reni Fauziah.