Inspirator Minggu Ini: Dicky Armando

Redaksi inspirasi.co
Karya Redaksi inspirasi.co Kategori Inspiratif
dipublikasikan 23 Agustus 2016
Inspirator Minggu Ini: Dicky Armando

Tak berlebihan memilih Dicky Armando sebagai inspirator minggu ini. Sangat produktif, kreatif dan baginya setiap waktu selalu menjadi momen yang tepat untuk menghasilkan sesuatu yang dapat meninggalkan jejak pribadi di Inspirasi.co.

Pria asal Pontianak ini lahap mengolah apa saja yang membuatnya penasaran menjadi tulisan, foto, hingga audio. Tak cuma cerita pendek, beberapa kali ia mengunggah pendapatnya soal isu terkini yang sempat mengusiknya. Sebagai contoh, ia menelurkan tulisan “Sampah Televisi” yang lantang mengkritik betapa televisi banyak melakukan pembodohan bagi siapa pun yang menyaksikannya.

Yang satu ini, “Ketika ‘Melamar’ Menjadi Ukuran Keberanian yang Tanpa Alasan” mencerminkan pendapatnya yang sangat menggelikan, jujur dan layak sekali dijadikan bahan perenungan. Dicky tak ragu mengeluarkan pendapat yang mungkin tak bisa diterima oleh sebagian orang. Tetapi bukankah itu esensi berdemokrasi, Dicky?

Ia membagi beberapa cerita pendek dengan genre yang berbeda dari kebanyakan yang ditulis oleh inspirator di sini, yakni ‘sci-fiction’ dengan bumbu horor. Silahkan melipir ke ‘Alien Penjaga Bumi’ dan ‘Pengantar Hantu’ untuk menikmati fantasinya.

Foto ia penuhi dengan jepretan pribadi tentang orang-orang yang dekat dengan kehidupannya sehari. Kocak, konyol dan minim sunting ulang dengan aneka bahan untuk mengedit. Ciri khas inspirator yang satu ini terletak pada puisi yang ia tulis, apalagi yang mengusung keresahan tentang fenomena sosial yang ada di masyarakat.

‘Spanduk’, ‘Negeri Fiktif’, ‘Cerita Sebuah Meja di Kantor Kopi’ dan ‘Syair: Pesawat’ asyik sekali dibaca dengan tetap memaknai kritik yang ia sampaikan, yang banyak mewakili kegelisahan banyak orang. Sementara inspirator yang lain aktif di sini dengan komentar, kritik membangun, candaan, Dicky melangkah lebih jauh. Ia adalah inspirator yang menaruh perhatian tinggi terhadap yang lain melalui apresiasinya terhadap beberapa karya kreator lainnya. Ia pernah mengupas puisi Anis Ekowati, ‘Menyerah’ dan puisi karya Bagus Noer ‘Karakteristik Elektronik dalam Genggaman’ secara terperinci.

Tidakkah menyenangkan mempunyai Dicky sebagai bagian dari komunitas Inspirasi.co?