Lima Hal yang Bisa Buat Cerpenmu Menonjol di Inspirasi.co

Redaksi inspirasi.co
Karya Redaksi inspirasi.co Kategori Proses Kreatif
dipublikasikan 05 Agustus 2016
Lima Hal yang Bisa Buat Cerpenmu Menonjol di Inspirasi.co

Tidak selalu cerita pendek atau cerpen harus memunculkan banyak alur kaya drama agar menjadi menarik. Tidak melulu harus menyisipkan maksud implisit di balik kalimat atau paragraf hingga pembaca harus berpikir keras demi tulisan yang hebat. Kami ungkap lima hal yang mungkin bisa memandu inspirator dalam menulis fiksi. Tak perlu jauh-jauh, bahan kicauan edisi kali ini kami ambil dari karya inspirator terdahulu yang sempat nangkring menjadi pilihan redaksi:

 

1. Satu tema yang dikupas tuntas dari berbagai sisi

 

 Coba hitung ada berapa kata ‘luka’ dalam "Bersahabat Dengan Luka”? Mengulang satu kata secara sering memang terdengar membosankan tetapi tidak dalam karya ini. Amimi Camilia, si penulis cerpen ini, fokus pada satu hal, yaitu tentang luka. Ia tulis apa yang bisa luka lakukan, secara positif dan negatif. Kreativitas pun terlihat dari bagaimana dia memadupadankan kata kunci tersebut sehingga menghasilkan sepenggalan yang cantik.

 

2. Jangan takut menulis kisah yang sadis

 

 Ibarat mendengarkan suara seorang diva yang menyanyikan lagu balada bertempo lambat lalu mengakhirinya dengan nada tinggi di ujung lagu, inspirator juga bisa membuat cerpen dengan akhir kisah yang benar-benar klimaks. Jangan tanggung-tanggung dalam menciptakan karya. Buatlah ia berakhir tragis bila memang harus. Contoh yang paling melekat untuk poin ini adalah “[Fik-Jam GEN Three] Not About Texas” milik Ariyanisa AZ. Si penulis mengisahkan seorang ayah yang karena himpitan ekonomi berubah menjadi begal hingga lambat laun menjadi buta dan tega membunuh putranya sendiri.

 

3. Menuangkan fantasi

 

 Bisa juga inspirator menuangkan fantasi kalian. Jangan takut bercerita fantasi yang serasa tidak mungkin sekalipun. Imaginasi yang tak terbatas eksis bukan tanpa alasan. Asal menuangkannya dengan cakap, karya fantasi bisa menjadi sangat berkesan.
“Ladang Bunga Matahari” karya Ken Aline tepat menjadi contoh untuk poin ini.

 

4. Membuat akhir kisah yang menggantung

 

 Cerpen yang membuat pembaca penasaran selalu melekat di kepala pembaca selain tentu saja ditulis secara bagus. “Di Malam yang Pekat” karya Gita Romadhona adalah salah satu cerpen yang membuat kreasinya terbenam di benak inspirator selain karena tulisannya yang indah juga terlebih rasa penasaran yang dia hadirkan sedari awal tulisan.

 

5. Menuangkan uneg-uneg

 

 Salah satu fungsi menulis cerpen yang sampai kapan pun tak lekang dimakan zaman adalah menyuarakan keresahan sosial. Inspirator pun bisa menulis kritik sosial dalam bentuk cerpen. Jika sanggup menulis dengan banyak pelintiran seperti “Negeri Orang Baik” milik Rifki Affandi M pastinya akan dahsyat. Tetapi jika pun tidak, kreativitas inspirator dalam meramu kalimat atau menghadirkan tokoh unik yang berbau sindiran akan tetap menjadikan karya inspirator sangat layak dibaca.