Karya Pilihan Minggu Ini

Redaksi inspirasi.co
Karya Redaksi inspirasi.co Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 12 Juli 2016
Karya Pilihan Minggu Ini

 

Tulisan karya Trias Abdullah : "[Bag 2] Surat Balasanmu, Riana"

 

Catatan redaksi: Tulisan yang tak tanggung-tanggung dalam menguras kegetiran hubungan yang tidak berjodoh pada akhirnya. Apalagi ditulis dengan format menulis surat, karya ini semakin tegas mengungkapkan kesedihan baik dari Ilyas mau pun Riana. Bahasa yang lugas, tidak banyak menggunakan kiasan menjadi beberapa faktor tambahan yang membuat karya ini enak dibaca dan langsung mengena ke dalam hati siapa pun yang membacanya. Kepedihan ganda bisa dirasakan secara jelas, Riana yang memilih mau dijodohkan dengan pria pilihan orang tuanya sedangkan di sisi lain Ilyas "runtuh" merasakan patah hati yang teramat menyesakkan dada.

 

 

Video karya Anick Ht : "Gus Dur"

 

Catatan redaksi: Islam dari awal adalah agama yang dipahami secara berbeda. Islam tidak bisa dilihat sebagai agama yang ahistoris. Karena itu Gus Dur menggagas apa yang disebut sebagai pribumisasi Islam. Ketika Islam datang ke Indonesia, ia harus disesuaikan dengan konteks Indonesia. Ketika datang ke eropa, Islam harus dikontekstualisasikan dengan kultur Eropa. Begitu juga dengan tempat-tempat lain.

Video opini ini mengulas tentang pemikiran Gus Dur tentang Islam, perbedaan, dan dialog antar agama. Gus Dur adalah mantan presiden Indonesia, sekaligus pemikir Islam yang brilian. Ia adalah Bapak Pluralisme Indonesia.

 

 

Foto karya Yuri Adiputra : "Penghisap Darah"

 

Catatan redaksi: Sudah tidak diragukan lagi kemampuan memotret dari Yuri ini. Teknik foto dengan titik fokus yang sangat pas sehingga menghasilkan detail sebuah objek yang diambil. Seekor makhluk hidup ciptaan tuhan yang begitu kecil, jika makhluk hidup ini dilihat dengan mata telanjang maka tidak akan terlihat begitu telitinya tuhan menciptakan makhluknya.

 

 

Grafis karya Adi prayuda : "Forgive vs Forget"

 

Catatan redaksi: Meme singkat dan sarat makna menjadi pilihan redaksi edisi ini. Pesan dalam tentang keikhlasan memaafkan adalah inti dari grafis ini. Terkadang ada kesalahan besar yang membutuhkan rasa legowo luar biasa untuk memaafkan secara tuntas, tidak ada yang menggantung di dalam hati. Namun, jika masih belum bisa bersikap demikian tentulah menjadi hal yang wajar. Layak dijadikan renungan bersama, terutama masih dalam suasana Lebaran 1437 H seperti sekarang.

 

 

Audio karya Fadil S. Isnan : "Untukmu"

 

Catatan redaksi: Lagi-lagi Fadil S. Isnan menghipnotis pikiran tim redaksi dengan audio puisinya yang begitu menarik. Pemilihan kata ucapan selamat ulang tahun yang dibuat begitu apik dan mempunyai makna tersendiri. Audio puisi yang digarap dengan spesial ini layak diapresiasi dan didengarkan. Apa lagi seseorang yang berulang tahun di bulan Juni wajib mendengarkan Audio ini. Pemilihan back soundnya yang pas sehingga menyempurnakan audio puisi ini. Ditunggu karya selanjutnya bro!

 

Gambar oleh Reni Fauziah.