Juru Poles Kreatif Azwar Rachman

Redaksi inspirasi.co
Karya Redaksi inspirasi.co Kategori Inspiratif
dipublikasikan 31 Mei 2016
Juru Poles Kreatif Azwar Rachman

Semua orang pasti sepakat setiap pribadi mempunyai keunikan yang tidak pernah sama, bahkan kembar identik sekalipun. Sifat unik yang sedari lahir sudah melekat pada tiap jiwa bisa terasa mengejutkan jika apa yang terlihat dari luar agak berbeda jika kita sudah mengenal secara akrab.

Dari luar, M. Azwar Rahman, 'web developer' kami, adalah orang ramah, menyenangkan dan tidak banyak bicara. Di tangan dialah, Inspirasi.co menjadi 'website' dengan desain sederhana namun berkelas, asyik dijelajahi dan nyaman disinggahi. Pria berdarah Makassar ini menjadi sosok di balik ikon khas Inspirasi.co, bahkan hingga simbol terkecil sekali pun. Bergabung dari pertama kali Inspirasi.co dirombak tahun lalu, Azwar berperan sangat vital atas lahirnya Inspirasi.co melalui ide dan pemikirannya selama sesi rapat yang tak terhitung jumlahnya.

Cowok jago jepret ini dalam kesehariannya bisa dibilang cenderung tak banyak bicara dan lebih memilih tenggelam dalam gagasan inovatifnya, terutama perihal rancangan 'website', yang terkadang membuat kami terkesima saat ia mempresentasikannya di rapat. Ia tipikal orang yang termotivasi belajar dari diri sendiri sehingga tak jarang memberikan ide atau inisiasi segar tanpa diminta sekalipun.

Meski demikian, siapa kira orang anteng, seperti Azwar, bisa membuat seisi kantor terbahak-bahak di siang bolong gara-gara suara seraknya yang berdendang mengikuti lagu yang dia dengarkan melalui 'earphone'. Terkadang dia juga bisa tertawa sendiri melihat video 'standup comedy' di YouTube sampai dia tidak sadar seisi kantor sebenarnya ikut cengar-cengir mendengar ia tertawa dengan sangat bebas. Ia juga terkadang menghibur kami dengan 'meme' super kocak.

Mengenyam pendidikan 'web development' di salah satu kampus di Bandung, Azwar adalah penikmat film yang menantang penontonnya untuk berpikir keras, seperti 'Inception', walau sebenarnya dia lebih menyukai musik, membaca buku dan menyelami hari di waktu sore. Kalau dibandingkan dengan makan ketoprak, lebih pilih yang mana, War?