Karya Pilihan Minggu Ini

Redaksi inspirasi.co
Karya Redaksi inspirasi.co Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 31 Mei 2016
Karya Pilihan Minggu Ini

 

Tulisan karya Nunik Sugiani : "Ra"

 

Catatan redaksi:

Cerita pendek tentang romansa dalam balutan yang memukau. Alur dibuat maju mundur sehingga berhasil membuat pembaca penasaran sehingga membaca hingga baris terakhir. Penulis juga piawai menempatkan fragmen kisah secara acak. Cerpen ini menghadirkan banyak spektrum mengambil rentang waktu panjang seiring dengan masa kuliah Kejora dan Syaila. Perjalanan cinta keduanya, terutama Kejora, mengalami pendewasaan dengan sendirinya. Akhir kisah, yang bisa dibilang indah, menjadi tidak terkesan lebay mengingat penantian panjang yang dialami oleh Kejora dan kekecewaan yang ia alami sebelum akhirnya bertemu lagi dengan pria yang selama ini mengaguminya, Cyva. Betapa jodoh sebenarnya sangat dekat dan akan kembali betapa pun Kejora menanti dan mengharapkan Ali, yang justru berjodoh dengan sahabatnya, Sya.. Luar biasa, Nunik!

 

 

Video karya Shella Syakhfiani : "Love Will Always Beside You"

 

Catatan redaksi:

Video puitis ini hanya 13 detik, tapi ia sudah bicara banyak hal, dan bermakna. Mungkin justru karena ia hanya 13 detik, dengan videografi yang cukup halus, simpel, dan mengandalkan teks secara langsung.

To whom it may concern
good love will find you someday
but if you keep on looking for it,
it will only keep you waiting

To whom it may concern
good love will find you someday
till then…
live well, live happy, and live free

 

 

Foto karya Nia Tania : "Pesona Pasar Apung"

 

Catatan redaksi:

“Pesona Pasar Apung” itulah judul hasil jepretan karya Nia Tania. Ada dua karya foto yang dikirimkan Nia dengan judul yang sama, tapi yang ini pengambilan angle-nya lebih pas dan secara keseluruhan menggambarkan banyak cerita. Di balik para pedagang yang sedang bercengkrama di antara barang dagangannya ini mempunyai sejarah tersendiri.

Para pedagang dan pembeli menggunakan jukung, sebutan perahu dalam bahasa Banjar. Para pedagang wanita yang berperahu menjual hasil produksinya sendiri disebut dukuh, sedangkan tangan kedua yang membeli dari para dukuh untuk dijual kembali disebut panyambangan.

Hasil jepretan ini layak diapresiasi, sebab seiring berjalannya waktu pasar apung hampir tertelan zaman, yang dimana perdagangan tidak lagi ramai karena kegiatan pasar apung yang mengandalkan musim panen juga terganggu akibat gagal panen dan bencana banjir.

 

 

Grafis karya Chintara Putri Audyna Alsya : "Persimpangan Jalan"

 

Catatan redaksi:

Goresan sederhana berkarakter kuat Chiantara menjadi pilihan meja redaksi kali ini. Tak banyak teknik dan warna rumit yang digunakan agar bisa menyampaikan karya yang sangat bermakna.  Sang kreator mengambil tema yang sangat nyata, cukup filosofis, yang bisa membuat siapa pun seakan ‘ambil bagian’ dalam karya ini saat ia berada dalam persimpangan kehidupan atau lebih sederhananya, bingung hendak memutuskan suatu hal penting. Terus berkarya, Chiantara!

 

 

Audio karya Hitari Senja : "Senja Menunggu Tuan"

 

Catatan redaksi:

Audio puisi yang digarap serius dengan durasi 5 menit 20 detik karya Hitari ini sangat bagus. Suara yang lantang nan syahdu begitu sejuk di telinga. Penempatan intonasi yang bagus serta pemilihan instrumen yang tepat membuat audio puisi terdengar sempurna. Puisi yang dibuat secara apik, mempunyai makna yang begitu dalam.

Meskipun durasinya lumayan lama, tapi waktu mendengarkannya terasa sebentar. Tidak cukup sekali mendengarkannya, apalagi mendengarkannya sambil memejamkan mata akan lebih terasa nikmatnya.

 

Gambar oleh Reni Fauziah.