Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Catatan Harian 5 April 2016   11:55 WIB
Karya Terbaik Pilihan Redaksi

?

Tulisan karya Sang Dinan : "Seminggu Bercakap dengan Jailani [Jum'at]"

?

Catatan redaksi:?Makna tulisan ini sangat dalam. Pesan filosofis dan agama begitu terasa sembari membaca karya ini. Sang penulis mengutarakan perbandingan cara menyerap ilmu tentang agama, Islam dan Alloh swt sewaktu dia di bangku sekolah dan saat ia mendengarkan khutbah oleh tokoh misterius bernama Jailani. Terlihat betapa penulis menjabarkan perbedaan efek luar biasa yang ia rasakan antara menerima pelajaran dari guru yang enggan menerima ajakan diskusi dengan mendengarkan ceramah yang banyak diisi dengan renungan tentang hidup sebelum akhirnya masuk ke esensi perihal ayat-ayat dalam Al-Qur'an. Terbukti metode yang disampaikan oleh Jailani sangat membekas sebab mengajak si penulis berpikir dan melihat agama dan keberadaan Alloh swt secara nyata dan personal bukan teori semata. Kandungan tulisan yang teramat kaya tersebut didukung oleh untaian kalimat yang mengalir dengan baik. Kami juga melihat tulisan ini tidak bernada menggurui walau memuat dakwah sekali pun. Tulisan ini juga kami pilih sebab pemahaman agama selalu tak lekang dimakan zaman. Setiap titik tertentu kami pikir orang akan mempertanyakan tujuan dia hidup, tujuan dia beragama dan akhirnya bagaimana dia bisa mengenal Tuhan. Good job, Sang Dinan!

?

?

Video karya Hariyuki Fajri : "Promotional Video Uda Uni PadangPanjang"

?

Catatan redaksi:?Sebagai bagian dari promo Pesona Indonesia, cara masuk video ini cukup bagus. Ia mematahkan asumsi umum bahwa kota ini adalah kota transit (yang mungkin tak terlalu penting), padahal di dalamnya juga banyak destinasi yang mestinya membuatnya pantas menjadi kota tujuan.

Dan jejak kaki yang ditambatkan di kota Padangpanjang ini cukup merepresentasikan bahwa kota ini layak menjadi destinasi utama. Tentu ini juga karena pengambilan angle yang pas, dan penentuan footage yang juga meyakinkan.

Belakangan, video promosi wisata Indonesia memang nampak mulai bergeliat dengan tampilan gambar yang sangat mewah, sesuatu yang susah sekali kita temukan 5-10 tahun yang lalu, yang seringkali hanya memunculkan wajah-wajah pejabat daerah yang narsis.

?

?

Foto karya Rif'an Muhammad : "Luminous Grains"

?

Catatan redaksi:?Hasil foto yang fantastis. Momen dan angle yang diambil di bukit Oray Tapa, Bandung ini sangat bagus sehingga mengahasilkan foto yang begitu indah. Oray Tapa jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia artinya adalah Ular Bertapa. Ini merupakan lahan hutan Pinus dan Cemara dengan luas sekitar 5 hektar dan berada di ketinggian 700 mpdl. Oray Tapa merupakan sebuah tempat wisata bumi perkemahan di pegunungan Manglayang yang berada di Desa Mekar Manik, Cimeyan di kawasan Bandung Timur. Satu hal lagi, foto dengan latar belakang bintang yang berkilau mempercantik dan melengkapi foto ini.

?

?

Grafis karya Donny Coffeeaddict : "Sketsa: Drama"

?

Catatan redaksi:?Goresan yang membuat tertegun. Pemilihan simbol manusia yang bisa dibilang agak mengerikan dan seperti kata si kreator, tidak indah justru menampakkan kejujuran tentang sifat manusia yang tak bisa lepas dari drama. Entah terlibat drama dengan dirinya sendiri atau drama dengan orang lain, manusia menjalani banyak kisah selama dia hidup. Tokoh di tengah yang tersenyum seolah menunjukkan toh tiap orang akan "baik-baik saja" betapa pun akhir drama yang ia jalani. Sketsa yang kuat secara pesan dan donny coffeeaddict sungguh seniman yang luar biasa membuat gambar tokoh tidak rupawan ini menjadi gambar yang mempunyai nilai seni.

?

?

Audio karya Mar'atus Sholikah : "Syi'ir Jawa Akhir Zaman"

?

Catatan redaksi:?Audio ?Syi?ir Jawa Ahkhir Zaman? ini menceritakan tentang kondisi anak muda jaman sekarang yang semakin bobrok akhlaknya. Perkembangan teknologi yang semakin canggih dan kebebasan berlebihan yang diberikan pada anak di lingkungan keluarga merupakan faktor utama rusaknya anak muda sekarang. Banyak anak muda sekarang yang sudah berpacaran dan hampir semua orang tau bagaimana gaya pacaran anak jaman sekarang yang semakin bebas dan mengarah ke perzinahan. Berbeda dengan anak muda tempo dulu yang suka malu-malu dan takut dengan norma-norma dan aturan agama. Lalu mengapa hal itu bisa terjadi? Ada beberapa pemahaman yang salah di kalangan anak muda ini yang lebih memilih pacaran dari pada menuntaskan sekolah dulu:
1. Tidak punya pacar berarti tidak laku
2. Belum dibilang pacaran kalau belum pernah ciuman
3. Perempuan tidak benar-benar cinta kalau tidak mau diajak ?ML? sama pasangannya.

Sungguh ironi sekali di negeri kita, ini merupakan pekerjaan rumah yang harus dibenahi bersama-sama agar moral penerus bangsa tidak rusak. Satu hal lagi yang menjadikan audio ini menjadi pilihan terbaik redaksi karena audionya sangat unik dan mengkritik. Bravo Mar?atus!

Karya : Redaksi inspirasi.co