Karya Terbaik Pilihan Redaksi

Redaksi inspirasi.co
Karya Redaksi inspirasi.co Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 29 Maret 2016
Karya Terbaik Pilihan Redaksi

?

Tulisan karya Imam Budiman : "Puisi Kematian Penyair Sapardi"

?

Catatan redaksi:?Tulisan yang sungguh membuai. Kata-kata indah membuat tulisan ini enak dibaca dari awal hingga akhir. Pilihan kata yang tepat dengan menggunakan teknik penulisan yang bagus berhasil membawa pembaca turut menyelami emosi si penulis, entah kagum, kecewa, atau marah dengan pujangga favoritnya yaitu Sapardi, dalam level yang pas. Yang menarik dari teknik penulisan di sini adalah penulis lihai memadukan hasil percakapan dengan sang penyair dengan suara batinnya hingga menjadi tulisan yang lumayan berkelas.
Karya ini menceritakan kekaguman seorang penulis muda terhadap panutannya. Ia mengharapkan idolnya, sastrawan Sapardi, lebih baik berfokus saja dalam menciptakan epik puisi dibandingkan turut sibuk mengurusi aktivitas lainnya yang seabreg atau menulis cerita yang terkadang menuai tanggapan negatif. Tetapi Sapardi tentunya lebih tahu apa yang dia lakukan. Tak hanya melulu memuji, tulisan ini juga kritis dilihat dari kacamata penggemar yang biasanya hanya mengangkat yang baik-baik saja alias terlalu subyektif. Hebat!

?

?

Video karya Futih Aljihadi : "#Jodoh Pendek: Yang Datang dan Pergi Secara Tiba-Tiba"

?

Catatan redaksi:?Cinta adalah sumber misteri yang seringkali tak terpecahkan oleh manusia. Seringkali manusia merasa tuntas mendefinisikan cinta, sesering itu pula ia merevisi definisinya sendiri. Cinta datang dan pergi begitu saja. Kadang tiba-tiba. Kadang bertepuk sebelah tangan, tanpa alasan yang jelas. Film pendek ini adalah satu dari sekian cerita cinta yang misterius itu. Tiba-tiba datang, lalu tiba-tiba pergi. Film yang dibikin sangat serius ini mungkin akan menjadi tren pembuatan film di masa datang, di tengah lesunya perfilman nasional karena tergempur oleh film-film asing. Film ini dihantarkan dengan statemen menarik dan provokatif:

?Apa yang mustahil tak dimiliki semua manusia? Barangkali rasa bersalah. Manusia berjalan dengan rasa bersalahnya masing-masing. Dan aku berjalan dengan rasa bersalahku kepadamu.?

?

?

Foto karya Fahmi Mohammed : "Ku Bersujud"

?

Catatan redaksi:?Teknik pengambilan foto yang mengambil warna hitam putih ini menghasilkan foto yang begitu dramatis. Lambang Allah dan pancaran sinar terang disekitarnya ditambah orang yang sedang bersujud, begitu bermakna. Hasil foto ini memberikan pesan yang sangat tegas bahwa kita harus tunduk dan patuh melaksanakan segala perintah-Nya, terutama shalat. Kenapa harus shalat ? Karena Shalat tiangnya agama.?Barang siapa orang yang menegakan shalat, berarti orang itu menegakan agama.? Shalat itu pun sebagai bekal nanti di akhirat dan penerang di alam kubur.
Kepada siapa kita harus tunduk dan patuh ? Allah berfirman: Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang baik) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku. (QS.Taha [20] : 14). Jadi sudah jelas dengan firman Allah tadi bahwa kita harus tunduk kepada-Nya dan mendirikan shalat. Jangan berani-beraninya meninggalkan shalat sekalipun. Fotonya keren!

?

?

Grafis karya Erwin Malaikat Kecil : "Bukan Sekedar Demi Tegaknya Sebuah Bendera"

?

Catatan redaksi:?Goresan yang tegas, sadis, sekaligus membuat pilu. Gambaran nasionalisme Palestina yang cukup menyentuh. Karya Erwin Malaikat Kecil yang hebat sebab mengungkap perjuangan rakyat Palestina dalam memperoleh kemerdekaan secara mutlak dalam satu balutan gambar sederhana. Dapat dilihat bahwa karya ini menunjukkan seorang pejuang yang demi menegakkan bendera negaranya harus bertarung mati-matian. Jiwa nasionalisme begitu jelas terlihat. Rasa kesedihan yang mungkin sudah terlalu sering dirasakan hingga saat ia mengangkat saudara seperjuangannya yang sudah meninggal dunia pun, mata tak lagi sanggup menitikkan air mata melainkan terpancar rasa getir, marah dan pahit yang sangat kentara. Grafis yang sungguh luar biasa!

?

?

Audio karya The Tuns: "Macet"

?
Catatan redaksi: The Tuns itulah nama band yang membawakan musik yang berjudul ?Macet?. Berbicara soal macet, sekarang ini sering kali terjadi macet dimana-mana, apalagi kalau menjelang libur panjang pasti kemacetan parah bakalan terjadi. Banyak faktor yang membuat kemacetan seperti banyaknya jalan berlubang, angkutan umum yang berhenti sembarangan dan yang paling utama adalah bertambahnya populasi manusia. Kok bisa populasi manusia menambah kemacetan ? Semakain banyaknya manusia, maka semakin banyak juga orang yang akan gengsi jikalau orang itu tidak mempunyai kendaraan pribadi milik sendiri, maka pemembelian kendaraan bermotor membludak dan ditambah lagi uang muka yang begitu murah dan terjangkau.
Lagu karya anak bangsa ini harus diapresiasi dan diperbanyak, karena dengan temanya yang menarik dan unik. Butuh penghayatan mendengarkan lagu ini karena iringan alat musik dan lirik lagu yang asik akan membuat pendengar bergoyang ? goyang. Terus berkarya The Tuns!

?


  • Anis 
    Anis 
    1 tahun yang lalu.
    Butuh penghayatan mendengarkan lagu ini karena iringan alat musik dan lirik lagu yang asik akan membuat pendengar bergoyang ? boyang.
    *boyang: typo, atau istilah baru yang belum saya tahu?

  • Erwin malaikat kecil
    Erwin malaikat kecil
    1 tahun yang lalu.
    terima kasih terpilih kembali sebagai 'grafis' of the week sambil menunggu hadiah #paradelombainspirasi kemarin

  • DEBORA KAREN
    DEBORA KAREN
    1 tahun yang lalu.
    #JodohPendek