Karya Terbaik Pilihan Redaksi

Redaksi inspirasi.co
Karya Redaksi inspirasi.co Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 25 Maret 2016
Karya Terbaik Pilihan Redaksi

?

Tulisan karya Ariyanisa AZ?: "Ending.."

?

Catatan redaksi:?Paparan kisah dari seorang pria patah hati akibat cinta tak berbalas yang sangat jujur. Teknik tulisan yang bagus sebagaimana terlihat melalui alur cerita yang runut, pemilihan kata yang pas dengan memasukkan sejumlah metafora yang tepat membuat tulisan ini tidak terasa cengeng dan berlebihan. Pencurahan segenap jiwa membuat karya ini begitu personal sehingga bisa membuat pembaca bisa memposisikan diri andai dia adalah si tokoh utama. Walhasil, gejolak kesedihan dan keriangan pun bisa dirasakan oleh pembaca. Karya ini mengisahkan cinta pria yang dipendam lama. Ia pun tetap mengagumi dari jauh dan berusaha meraih simpati dengan memberikan info lowongan pekerjaan ke wanita itu. Sungguh disayangkan tatkala keinginan si pria akrab dengan pujaan hatinya benar-benar terwujud, sang gadis ternyata akan segera menikah dengan orang lain. Usai terbang ke angkasa lalu dihentakkan menghujam ke tanah. Sangat mewakili perasaan siapa saja yang pernah mengalaminya.

?

?

Video karya Futih Aljihadi : "Dua Mata Satu Tanya"

?

Catatan redaksi:?Video puisi pendek karya Futih Aljihadi ini sangat mewah. Gambarnya eksotik dan editingnya halus. Ia menyebutnya puisi mini multimedia. Ini adalah gabungan antara puisi sebagai teks, pembacaan puisinya, musik, dan visualisasi puisi tersebut. Puisinya sendiri sangat enigmatik dan susah dicerna. Adalah hak pembaca atau pemirsa menafsirkannya, karena pengarang harus dianggap sudah mati tepat ketika puisi itu diluncurkan.

//Mata Tanya//

dua mata satu tanya/

mencari tepi dalam gelap/

menyusuri jejak menuju purnama/

adalah rindu pada suatu/

yang ?tiada?

?

?

Foto karya Indrasmara Ilham Perdana : "Monumen Tanjung Puri, Maskot Landmark Kabupaten Tabalong"

?

Catatan redaksi:?Hasil jepretan karya Indrasmara dengan teknik siluet dan latar belakang langit yang berwarna orange ini begitu menawan. Foto yang bertemakan monumen ini sangatlah pas dan menarik. Apa itu monumen? Monumen adalah jenis bangunan yang dibuat untuk memperingati seseorang atau peristiwa yang dianggap penting oleh suatu kelompok sosial sebagai bagian dari peringatan kejadian pada masa lalu. Foto ini mengingatkan akan sejarah yang sudah hampir terlupakan oleh zaman yang sudah serba modern. Tidak banyak orang yang mengenal monumen yang ada di Indonesia, kecuali Monas. Jangankan mengenal monumen yang ada di Indonesia, di daerahnya sendiri pun kadang orang tidak tau. Maka ketahui dan pelajarilah peninggalan dan peristiwa yang sudah dialami nenek moyang kita. Soekarno juga berkata ?Janganlah melihat ke masa depan dengan mata buta. Masa yang lampau sangat berguna sebagai kaca benggala daripada masa yang akan datang.?

?

?

Grafis karya Erwin Malaikat Kecil : "Sayang Anak...Yang Sayang Anak..."

?

Catatan redaksi:?Karya yang cerdas. Mengandung pesan moral kekinian yang dikemas dalam balutan gambar kocak, sederhana, sangat menghibur, bisa membuat siapa saja tergelitik. Tak hanya oke urusan tampilan, si kreator menyelipkan pesan yang sangat dalam tentang kecemasannya perihal bahaya anak menonton acara televisi saat ini tanpa bimbingan dan arahan orang tua. Seperti yang ramai dibicarakan saat ini, geliat stasiun televisi dalam mengejar peringkat teratas demi iklan membuat mereka berlomba menyajikan acara yang kurang mendidik yang penting laris ditonton. Tak pelak banyak acara rendah muatan mutu dalam hal pendidikan rentan dinikmati anak yang masih polos. Pilihlah acara yang benar-benar berguna bagi buah hati anda atau bila perlu matikan saja!

?

?

Audio karya Iqbal Hariadi : "Podcast Subjective Eps.3 - Sosial Media Bikin Kita Gila"

?

Catatan redaksi: Podcast Subjective Ep. 3 - Sosial Media Bikin Kita Gila berdurasi 50:01 menit karya Iqbal Hariadi ini layak terpilih lagi menjadi audio terbaik minggu ini pilihan redaksi. Meskipun durasinya lama, Iqbal membawakannya dengan gaya yang santai dan spontan, podcast ini mempunyai daya tarik sendiri sehingga ketika sudah disimak dan didengarkan, tidak akan terasa sudah selesai lagi. Iqbal beropini tentang sosial media ini karena dia menemukan hal-hal aneh seperti debat di grup whatsapp, cewe yang ga cakep yang selfie yang captionnya tentang kebijakan hidup. Di Indonesia bebas saja beropini dan menyatakan pendapat asalkan yang tidak menyakiti atau menjatuhkan orang lain. Terus dan terus berkaya Iqbal. Bravo!

  • view 136