Inspirator Minggu Ini: Komentator Ngasal

Redaksi inspirasi.co
Karya Redaksi inspirasi.co Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 22 Maret 2016
Inspirator Minggu Ini: Komentator Ngasal

Profil inspirator kita kali ini benar-benar beda dari yang sebelumnya. Jangankan deretan cerita pendek atau foto, bahkan kita tak memperoleh foto wajah asli si empunya akun setelah melipir ke ?timeline? nya. Setidaknya untuk saat ini.

Tetapi Komentator Ngasal mempunyai hal unik, yang mencuatkan dirinya di antara yang lain, hal yang juga ia amini dalam satu-satunya postingannya hingga saat ini: komentar. Atau apa yang ia sebut sebagai cara membuktikan eksistensi diri.

Menemukan inspirator seperti Komentator Ngasal ini bak melihat warna cerah dari serangkaian warna polos. Segar, terang, memberi penyemangat. Seringkali membaca pendapat dia yang banyak berseliweran di banyak karya orang membuat kami tertawa sendiri.

Ada yang standar memuji, ada yang serius tetapi yang kami apresiasi adalah pendapatnya yang mayoritas kocak lalu membuat inspirator lain jadi ikut gatal memberi umpan balik. Jika sudah demikian, misi kami sebagai punggawa Inspirasi.co menjadikan media ini sebagai tempat interaksi yang ramai perlahan mulai membuahkan hasil.

Sosok Komentator Ngasal yang terlebih dahulu ?sibuk? eksis di lapak banyak orang sukses membuat inspirator lainnya penasaran. Walhasil, saat ia akhirnya meluncurkan postingan perdana banyak yang ?lega? bisa ikut berkomentar. Cukup tiga kalimat untuk membuktikan ia bukan komentator sembarangan:

Mengapa saya rajin ngomen dan gak rajin nulis?

Karena ngomen adalah bagian dari ikhtiar untuk mengapresiasi karya orang, entah positif atau negatif.

Karena ngomen adalah upaya untuk mencari eksistensi.

?#?akhirnyagwposting?

Kami yakin pula banyak yang senang karya mereka memperoleh apresiasi sebab apalah artinya jika ada karya bagus namun tidak ada atau minim tanggapan dari orang lain.


  • Chairunisa Eka 
    Chairunisa Eka 
    1 tahun yang lalu.
    ohhh ternyata kamuu..jangan bosen2 yang bang mampir ke tulisan saya qiqiqi

  • Komentator Ngasal
    Komentator Ngasal
    1 tahun yang lalu.
    Lhoh, baru tahu sayah..... ihiks, terharubiru...

    Makacih-makacih cemuanya.. Saya persembahkan penghargaan ini kepada Ibu pertiwi yang telah melahirkan manusia-manusia cerdas sekelas Soekarno, Hatta, Sjahrir, dan Tan Malaka.

    Semoga setelah dapet piala citra ini, saya makin rajin bangun pagi....

  • Anis 
    Anis 
    1 tahun yang lalu.
    kok yang punya nama belum hadir ya

    • Lihat 7 Respon

  • Muhammad Idris Lubis
    Muhammad Idris Lubis
    1 tahun yang lalu.
    bener jg, setiap orang punya kepala masing masing, punya pikiran masing masing, mau tulisannya sebagus apapun pasti ada yg kontra dgn tulisannya, mau tulisannya sejelek apapun pasti ada yg pro jg, karena kita membaca dengan sudut pandang yg berbeda, untuk itu yg perlu diperbaiki adalah sudut pandangnya, jika sudut pandangnya sdh bener, insya Allah tau mana yg bagus dan mana yg bnar. Dan satu satunya cara untuk memperbaiki sudut pandang, hnya dengan membaca dan memahami Al-Qur'an, karena AlQur'an adalah firman Allah, dan kita sama sama tau bahwa Allah lebih mengetahui hakikat kebenaran. Wallahu a'lam bishowaab.

  • Nur 
    Nur 
    1 tahun yang lalu.
    Logis, namun kalau fokusnya adalah eksistensi diri saya kurang sependapat, tapi karena sudah disebutkan menghargai karya orang lain. disini saya sangat sepakat.