Tiga Faktor Pemicu Maraknya Kekerasan Terhadap Anak

Inspirasi Dalam Tiga
Karya Inspirasi Dalam Tiga  Kategori Renungan
dipublikasikan 15 November 2017
Tiga Faktor Pemicu Maraknya Kekerasan Terhadap Anak

Kasus penganiyaan terhadap anak masih kerap terjadi di Indonesia. Berkaca dari beberapa kasus yang kerap terjadi, ada beberapa faktor yang dapat memicu seseorang melakukan tindakan kekerasan atau penganiyaan. Faktor apa saja?

Pertama, faktor kejiwaan. Menurut psikolog, pelaku umumnya memiliki jiwa yang lemah, juga rentan terhadap stres. Dari tingkatan 1-100%, kehilangan pasangan termasuk ke dalam stres tingkat tinggi, yakni 75%. Dengan beban sebagai single parent yang cukup berat, sangat mungkin seseorang menjadi frustasi, sehingga melampiaskan kepada anaknya.

Kedua, faktor sosial-ekonomi. Manusia pasti membutuhkan manusia lain untuk menunjang kehidupannya. Oleh itu, ia harus bersosialisasi dengan orang lain, dari hubungan yang paling dekat seperti keluarga, tetangga hingga ke hubungan yang jauh sekalipun. Jalinan hubungan yang buruk kadang membuat seseorang kesulitan dalam menemukan solusi, terlebih masalah ekonomi.

Ketiga, faktor lingkungan. Lingkungan yang tidak memadai menjadi faktor pemicu seseorang melakukan penganiayaan. Hidup di lingkungan yang kurang mendukung membuat seseorang sukar untuk berbicara dan berbagi informasi, sehingga menciptakan tekanan tersendiri yang bisa memicu rasa frustasi.

Setiap orang pasti pernah merasa hampir putus asa saat menemui titik terberat yang harus dihadapi dalam hidupnya. Namun hal tersebut tidak lantas bisa dijadikan alasan untuk melakukan sesuatu yang buruk bahkan sampai merugikan orang lain, apalagi menyakiti keluarga sendiri.

 

 

 

 

*Dikutip dari berbagai sumber

  • view 31