Tiga Tanda Tubuhmu Kurang Sentuhan Sinar Matahari

Inspirasi Dalam Tiga
Karya Inspirasi Dalam Tiga  Kategori Kesehatan
dipublikasikan 14 November 2017
Tiga Tanda Tubuhmu Kurang Sentuhan Sinar Matahari

Kebanyakan orang memilih menghindari sengatan matahari karena takut kulitnya hitam, gosong, atau terkena kanker kulit. Padahal, tubuh tetap perlu sentuhan sinar matahari sekira 5-15 menit saja setiap hari. Vitamin D dari sinar matahari membantu menguatkan tulang serta mengurangi risiko terkena penyakit kardiovaskular dan nyeri sendi (arthritis).

Nah, jika Anda jarang terkena paparan sinar matahari langsung dan lebih banyak bekerja di dalam ruangan, Anda harus waspada gejala kekurangan sinar matahari yang berdampak buruk bagi kesehatan. Berikut ini beberapa tanda yang harus diwaspadai.

Gampang sakit

Sumber vitamin D yang berasal dari matahari akan menjaga sistem kekebalan tubuh agar tetap kuat sehingga Anda bisa melawan virus dan bakteri penyebab penyakit. Bahkan beberapa penelitian besar telah menunjukkan hubungan yang kuat antara kekurangan asupan vitamin D dengan infeksi saluran pernapasan seperti pilek, bronkitis, dan pneumonia. Itu sebabnya, seseorang yang kekurangan sinar matahari umumnya memiliki sistem imun yang lemah dan cenderung lebih gampang sakit.

Tidak bisa tidur nyenyak

Sebuah penelitian yang dipublikasikan di Journal of Clinical Sleep Medicine menyatakan bahwa terdapat kaitan yang erat antara rasa kantuk di siang hari dengan kadar vitamin D tubuh yang rendah. Penelitian ini dilakukan pada 81 pasien yang mengeluhkan masalah tidur dan nyeri yang tidak spesifik. Kemudian kadar vitamin D mereka diukur. Para peneliti menduga bahwa kadar vitamin D yang rendah dapat mengakibatkan rasa kantuk yang berlebihan baik secara langsung atau melalui adanya nyeri kronik.

Keringat berlebih

Sering berkeringat padahal suhu sedang tidak terlalu panas dan tidak berolahraga? Anda harus waspada, karena sering keringatan tanpa ada sebab yang jelas bisa jadi tanda bahwa Anda tidak mendapatkan asupan vitamin D yang cukup. Jika suhu dan tingkat aktivitas normal namun Anda sering berkeringat, mungkin sudah saatnya Anda berkonsultasi ke dokter untuk cek darah. Ini dilakukan untuk memastikan apakah tubuh Anda kurang vitamin D atau tidak. Pasalnya, asupan vitamin D yang rendah mungkin berkaitan dengan sejumlah kondisi kesehatan tertentu, seperti diabetes, osteoarthritis, dan bahkan kanker.

Tubuh akan otomatis memproduksi vitamin D ketika kulit terpapar sinar matahari langsung. Itu sebabnya, jika kekurangan sinar matahari, risiko kekurangan vitamin D lebih besar. Padahal, vitamin D penting untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi, juga menjaga daya tahan tubuh secara keseluruhan.

 

 

 

 

*Dikutip dari berbagai sumber

  • view 56