Tiga Insiden Ledakan Pabrik Kembang Api Terparah di Dunia

Inspirasi Dalam Tiga
Karya Inspirasi Dalam Tiga  Kategori Sejarah
dipublikasikan 27 Oktober 2017
Tiga Insiden Ledakan Pabrik Kembang Api Terparah di Dunia

Ibarat dua sisi mata koin, kembang api bisa membuat orang terpesona dengan tampilannya yang warna-warni di angkasa, tetapi bisa juga menimbulkan malapetaka yang mampu merenggut nyawa. Kebakaran pabrik petasan memang sudah sering kita dengar. Alasannya tidak lain karena di pabrik tersebut memang terdapat banyak bahan yang mudah terbakar. Berikut beberapa insiden meledaknya pabrik kembang api yang telah kami rangkum dari berbagai sumber.

Selangor, Malaysia

Juga dikenal sebagai Hiroshima of Sungai Buloh, peristiwa yang terjadi 7 Mei 1991 itu menjadi bencana pabrik kembang api terbesar di Malaysia. Pabrik kembang api Bright Sparklers yang berlokasi di Sungai Buloh, Selangor, itu terbakar karena uji coba kembang api baru. 26 orang tewas dan 100 orang terluka akibat peristiwa itu. Tercatat 200 rumah lebih yang berada di sekitar pabrik juga porak poranda terdampak efek ledakan.

Enschede, Belanda

Orang Belanda menyebutnya sebagai Vuurwerkramp yang berarti bencana kembang api. Kebakaran di depo kembang api SE itu terjadi pada 13 Mei 2000. Ledakan yang ditimbulkan bertubi-tubi. Berdasar keterangan resmi pemerintah setempat, ledakan terbesar bisa dirasakan hingga radius 19 mil atau 30 km. Explosivitas ledakan yang terakhir berdaya ledak antara 4000-5000 kg TNT. 23 orang termasuk empat orang petugas pemadam kebakaran tewas. Sedangkan 1000 orang lainnya cedera. Untuk menjinakkan api, petugas pemadam kebakaran dari perbatasan Jerman sampai diterjunkan.

Tangerang, Indonesia

Kebakaran pabrik milik PT Panca Buana Sukses yang terjadi pada 26 Oktober 2017 ini bisa dikatakan menjadi tragedi terbesar pabrik petasan di Indonesia. Hingga tulisan ini dimuat, belum dapat dipastikan berapa jumlah korban dan kerugian akibat insiden tersebut. Data yang dirilis kepolisian menunjukkan, sampai saat ini sebanyak 47 orang dinyatakan tewas dan 46 orang lainya mengalami luka bakar kritis. Mereka adalah para pekerja pabrik yang dikelola PT Panca Buana Sukses Tersebut. Dilihat dari jumlah korban jiwa, insiden ini termasuk yang terparah di dunia.

 

 

 

 

*Dikutip dari berbagai sumber

  • view 83