Kenali Tiga Jenis Stres yang Disebabkan Pekerjaan

Inspirasi Dalam Tiga
Karya Inspirasi Dalam Tiga  Kategori Psikologi
dipublikasikan 26 Oktober 2017
Kenali Tiga Jenis Stres yang Disebabkan Pekerjaan

Stres bisa datang dari mana saja, apalagi di tempat kerja, banyak hal yang bisa membuat Anda membawa pulang rasa tidak nyaman. Kondisi ini pun bisa memberikan pengaruh besar pada kualitas kerja hingga memengaruhi kualitas hidup. Bahkan, tanpa disadari ada tiga jenis stres yang bisa disebabkan karena pekerjaan. Apa saja? Berikut tiga jenis stres yang bisa disebabkan karena pekerjaan seperti dilansir Pay Scale. 

Stes akut

Stres jenis ini terjadi hanya sementara waktu saat seseorang menghadapi tantangan baru. Meski demikian, kondisi ini tidak boleh dibiarkan terlalu lama. Jika hal ini muncul, para ahli pun menyarankan untuk segera beristirahat, makan dengan teratur dan berolahraga. Alternatif lainnya adalah dengan berkumpul dan berbagi cerita bersama keluarga dan teman terdekat. 

Lelah emosional

Istilah lain dari kondisi ini adalah burn out. Kondisi ini memerlukan perhatian yang serius. Stres yang berkepanjangan pun bisanya ditandai dengan beberapa gejala, seperti susana hati yang negatif, kurang motivasi atau depresi. Untuk mengatasinya, Anda bisa melakukan liburan dan beristirahat dari pekerjaan selalnjutnya mencari solusi untuk karir Anda.

Stres karena takut

Penulis Robert Maurer mengungkapkan bahwa bagi seorang pegawai, khususnya mereka yang berada di level atas, stres merupakan samaran dari rasa takut. Di mana simtom yang muncul akibat stres seperti otot yang tegang dan kaku, gangguan tidur hingga tidak nafsu makan. Simtom ini sama seperti simtom yang dialami seseorang yang mengalami ketakutan. Artinya, saat Anda merasa terintimidasi dengan besarnya tanggung jawab yang diberikan oleh atasan, Anda berisiko mengalami stres karena rasa takut. Untuk mengatasi kondisi ini, diperlukan dukungan dan berbagi pikiran bersama orang terdekat.

Apakah Anda mengalami salah satu dari tiga jenis stres tersebut? Siap-siap untuk mencari solusi agar kinerja Anda tidak memburuk dan normal kembali.

 

 

 

 

*Dikutip dari berbagai sumber

  • view 60