Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Ekonomi 25 Oktober 2017   19:36 WIB
Hari Listrik Nasional; Tiga Dusun dan Ribuan Desa Masih Gelap Gulita

Tanggal 27 Oktober ditetapkan sebagai Hari Listrik Nasional sebagaimana keputusan Menteri Pertambangan Dan Energi Nomor 1134.k./43.pe/1992 tanggal 31 Agustus 1992. Namun menjelang hari peringatan tersebut, sudahkah wilayah Indonesia mendapatkan penyebaran listrik secara merata?

Listrik merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat. Meski demikian, masih ada sejumlah wilayah yang belum dialiri listrik. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo pada bulan Juli lalu menerangkan, ada sekitar 13.000 desa yang belum dialiri listrik.

Berdasarkan data tersebut, salah satu daerah yang penyebaran listriknya belum merata adalah daerah Grobogan, Jawa Tengah. Pemerintah Kabupaten Grobogan mencatat, ada tiga dusun di daerahnya yang belum tersentuh listrik. Ketiga dusun tersebut yakni Dusun Sendang Desa Sambirejo Kecamatan Wirosari, Dusun Sumberejo Desa Mayahan Kecamatan Tawangharjo, dan Dusun Ngijo Krasak Desa Mojoagung Kecamatan Karangrayung.

Ketiga dusun tersebut rencananya baru akan difasilitasi jaringan listrik pada 2018 mendatang. Itu pun setelah pemkab setempat meminta bantuan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah untuk memperluas jaringan.

Kondisi geografis menjadi kendala belum terealisasinya jaringan listrik masuk ketiga dusun tersebut. Letak perkampungan yang relatif terpencil dengan akses yang sulit dijangkau dengan adanya sungai besar menjadi hambatan dalam pamasangan listrik di area tersebut. Sulitnya akses menuju lokasi juga menjadi salah satu alasan aliran listrik masih belum bisa menjangkau ribuan desa lainnya.

 

 

 

*Dikutip dari berbagai sumber

Karya : Inspirasi Dalam Tiga