Sering Dilanda Rasa Takut Berlebihan? Atasi dengan Tiga Cara Ini

Inspirasi Dalam Tiga
Karya Inspirasi Dalam Tiga  Kategori Psikologi
dipublikasikan 19 Oktober 2017
Sering Dilanda Rasa Takut Berlebihan? Atasi dengan Tiga Cara Ini

Setiap orang pasti pernah dilanda ketakutan. Rasa takut bukan berarti kamu lemah. Ketakutan adalah bagian dari naluri alami manusia untuk bertahan hidup. Rasa takut membantu menyadari adanya bahaya sehingga muncul keinginan untuk menjauh demi melindungi diri dari bahaya tersebut.

Rasa takut dapat terjadi dalam dua tahap yaitu reaksi biokimia dan respon emosional. Sederhananya, saat kita merasa takut, atas apapun alasannya, tubuh akan secara otomatis melepaskan hormon stres dalam jumlah yang cukup banyak. Ini adalah reaksi biokimia, yang kemudian menyebabkan beberapa reaksi fisik seperti berkeringat deras dan jantung berdebar kencang. Reaksi biokimia tubuh tersebut terjadi di segala situasi yang memicu rasa takut, baik dari hal yang nyata atau yang hanya dipicu oleh kondisi emosional. Pada akhirnya, rasa takut ini akan memicu respon emosional seperti rasa cemas.

Di sisi lain, ketakutan yang dipicu oleh kondisi emosional cenderung lebih bersifat subjektif dan tidak selalu realistis. Misalnya, takut untuk bersosialisasi dengan orang banyak seperti yang ditunjukkan pada orang-orang yang memiliki fobia sosial.

Lantas, bagaimana mengatasi ketakutan yang berlebihan? Simak tips berikut ini, yuk!

Cari waktu untuk menenangkan diri

Mengatasi ketakutan memerlukan pikiran yang santai dan terbebas dari stres. Maka, hal pertama yang perlu dilakukan adalah menenangkan diri secara fisik dan mental. Hal ini dapat dilakukan dengan menarik napas dalam-dalam, minum air, atau mencari pengalihan dari rasa takut tersebut dengan berjalan kaki sejenak atau mendengarkan musik ceria.

Bangun kepercayaan diri

Mengatasi rasa takut berlebihan tak bisa dilakukan dalam sekejap mata. Tapi satu hal yang dapat mempercepatnya adalah dengan memiliki rasa kepercayaan diri yang kuat. Menghindari rasa takut hanya akan membuatnya bertambah serius. Misalnya, jika Anda memiliki ketakutan untuk berbicara depan publik, maka luangkanlah waktu dari jauh-jauh hari untuk berlatih bicara di depan teman dekat atau anggota keluarga agar kamu lebih terbiasa. Dengan begitu, perlahanan-lahan kepercayaan dirimu akan menguat.

Berpikir positif

Ketakutan berlebihan bisa berakar dari bayangan dan pikiran negatif yang selama ini dibiarkan terus meneror diri. Meyakini semua akan baik-baik saja dan membayangkan hal-hal positif  dapat membuat Anda lebih kebal terhadap tekanan yang dialami saat dilanda rasa takut.

Jika kamu kesulitan mengatasi rasa takut, cobalah untuk membicarakannya dengan seseorang, baik itu keluarga maupun teman yang kamu percaya. Berbagi akan membuat kamu lebih mudah untuk menemukan solusi.

 

 

 

*Dikutip dari berbagai sumber

  • view 39