Tiga Fakta Hari Pangan Sedunia yang Perlu Kamu Tahu

Inspirasi Dalam Tiga
Karya Inspirasi Dalam Tiga  Kategori Lainnya
dipublikasikan 16 Oktober 2017
Tiga Fakta Hari Pangan Sedunia yang Perlu Kamu Tahu

Peringatan Hari Pangan Sedunia yang jatuh pada 16 Oktober akan diselenggarakan pada 19-22 Oktober 2017 mendatang. Perayaan tersebut biasanya berlangsung meriah dengan berbagai rangkaian acara, mulai dari pameran hingga perlombaan. Namun sebelumnya, tahukah Anda tentang asal mula perayaan tersebut dan apa tujuannya? Berikut tiga fakta tentang Hari Pangan Sedunia yang telah kami rangkum dari beberapa sumber.

Pertama, Hari Pangan Sedunia bermula pada konferensi Food and Agriculture Organization (FAO) ke-20 yang diselenggarakan pada bulan November 1979. Atas inisiatif Delegasi Menteri Pertanian dan Pangan Hongaria, Dr. Pal Romany, konferensi ini menghasilkan revolusi Nomor 179 tentang World Food Day yang menetapkan 16 Oktober sebagai Hari Pangan Sedunia (HPS) sejak tahun 1981. Resolusi ini disepakati oleh 147 negara anggota FAO (termasuk di dalamnya Indonesia), sehingga semua negara anggota FAO kemudian memperingati HPS setiap tahunnya.

Pemilihan tanggal 16 Oktober sendiri didasarkan pada tanggal pendirian FAO di tahun 1945. Sebagaimana tercatat dalam sejarah, yakni FAO didirikan pada 16 Oktober 1945 di Quebec, Kanada, oleh 42 negara dengan tujuan untuk membebaskan manusia dari kelaparan dan kekurangan gizi, dan untuk secara efektif mengelola sistem pangan global.

Kedua, Peringatan Hari Pangan Sedunia ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, perhatian dan tindakan masyarakat internasional terhadap pentingnya penanganan masalah pangan seperti kelaparan dan kebutuhan untuk menjamin keamanan pangan dan makanan bergizi di tingkat global, regional, maupun nasional untuk semua orang di seluruh dunia.

Ketiga, Peringatan Hari Pangan Sedunia merupakan momentum menguatkan peran generasi muda demi pembangunan pertanian dalam arti luas. Hal ini sejalan dengan tema internasional HPS yang ditetapkan FAO yakni, “Change the future of migation, Invest in food security and rural development.” Mengingat kondisi bahwa seiring perkembangan zaman, minat generasi muda terhadap pertanian terus mengalami penurunan. Sehingga perlu diadakan pembaruan setiap tahunnya untuk menarik minat generasi muda agar pertanian dapat mengalami peningkatan dan ketersediaan pangan tetap terjaga.

Fakta bahwa di zaman modern ini masih banyak masyarakat yang mengalami kelaparan, maka perayaan Hari Pangan Sedunia menjadi titik tolak untuk kita berpikir kembali. Apakah kita sudah cukup berbagi? Masih adakah orang-orang di sekitar kita yang luput dari perhatian dan membutuhkan uluran tangan? Jika ya, maka dari sinilah kita bisa mulai untuk berbagi dan lebih peduli kepada sesama.

 

 

 

 

*Dikutip dari berbagai sumber

  • view 222