Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Inspiratif 5 Oktober 2017   18:29 WIB
Hentikan Kebiasaan Membandingkan Diri dengan Tiga Hal Ini!

Sudah berapa kali kamu masuk ke lingkungan sosial lalu membandingkan penampilanmu dengan orang lain? Membanding-bandingkan penampilan biasanya lebih ‘akrab’ dengan kaum perempuan. Mulai dari rambut, pakaian, aksesoris, hingga bentuk tubuh, semuanya dibandingkan.

Membandingkan memang salah satu dari banyak cara bahwa kita sedang berperang melawan satu sama lain daripada saling mendukung. Saat merasa tidak aman dan dipenuhi keraguan terhadap diri sendiri, kita cenderung membandingkan diri kita dengan orang lain. Lantas, bagaimana mangatasinya? Aubry Hoffman dalam tulisannya “How to Stop Comparing Your Body to Others” yang dimuat di GALTime, membagikan beberapa hal yang dapat kamu lakukan untuk berhenti membandingkan diri.

Pikirkan tentang apa yang dialami orang lain hari ini

Saat kamu masuk ke sebuah ruangan atau situasi sosial, cobalah membayangkan hari seperti apa yang dimiliki orang lain. Hal ini akan mendorong kamu untuk melihat mereka sebagai orang-orang dengan perasaan, ketakutan, perjuangan, dan ketidakamanan mereka sendiri. Jadi, tidak terfokus pada penampilannya saja.

Berusaha mengembangkan diri

Ada ribuan sumber daya yang tersedia di ujung jarimu untuk bisa lebih berkembang. Pertimbangkan untuk bekerja lebih keras atau membaca buku yang akan membantu menyelesaikan masalahmu. Sepanjang jalan, kamu akan menemukan begitu banyak orang hebat yang akan mendukung dan mendorongmu untuk terus berkembang.

Kamu mungkin butuh teman baru

Ini mungkin sulit untuk didengar tapi intinya, jika temanmu mengatakan atau melakukan hal-hal yang membuatmu kecewa, membuatmu merasa buruk, atau memengaruhimu untuk melakukan hal-hal yang merugikan diri sendiri atau orang lain, berpikirlah untuk beralih. Banyak orang akan menghormati sebagaimana adanya dirimu. Sebab teman yang tepat dapat membangkitkan kepercayaan dirimu dan membuatmu menjadi lebih baik.

Membandingkan diri dengan orang lain ibarat sebuah jebakan. Kamu tidak harus jatuh ke sana jika tetap fokus, memiliki empati, dan bekerja dengan penuh percaya diri. Sebab, saat kamu iri pada seseorang, bisa saja orang itu ternyata sedang iri padamu.

 

 

 

*Dikutip dari berbagai sumber

Karya : Inspirasi Dalam Tiga