Sering Tidur Berkeringat Sampai Kuyup? Waspadai Tiga Hal Ini!

Inspirasi Dalam Tiga
Karya Inspirasi Dalam Tiga  Kategori Kesehatan
dipublikasikan 20 September 2017
Sering Tidur Berkeringat Sampai Kuyup? Waspadai Tiga Hal Ini!

Terkadang kita tertidur dengan rasa gerah yang janggal, bahkan sangat mengganggu. Saat terbangun di tengah malam atau pagi harinya, tanpa sadar baju tidur sudah kuyub dibasahi keringat.

Pernah atau seringkah Anda mengalaminya? Menurut Profesor Neomi Shah, M.D., spesialis paru-paru dan kesehatan tidur di Icahn School of Medicine, Mount Sinai, berkeringat pada malam hari tidak selalu karena tubuh kepanasan. Bisa jadi ada kondisi kesehatan lain yang patut diperhatikan sebagaimana dilansir WomensHealth berikut ini.

Antidepresan

Menurut Neomi, beberapa jenis obat antidepresan dapat mengakibatkan reaksi berkeringat di malam hari karena memicu adrenalin pada tubuh. Jika keringat berlebihan di malam hari terjadi setelah mengonsumsi obat antidepresan, maka tidak perlu khawatir karena itu hal yang normal. Tapi apabila Anda kurang nyaman karena baju yang selalu basah oleh keringat, mungkin bisa mempertimbangkan untuk mengganti resep dokter.

Infeksi

Infeksi pada umumnya terkait dengan perubahan suhu tubuh karena demam yang menyerang dan itu jelas merupakan penyebab umum tubuh berkeringat. Penyakit infeksi pada paru-paru seperti tuberculosis juga bisa menyebabkan Anda mengalami gangguan keringat pada malam hari. Jika kondisi ini terus berlanjut, sebaiknya segera periksakan ke dokter untuk mengetahui penyebab medisnya lebih lanjut.

Limfoma

Limfoma bisa menimbulkan berbagai gejala seperti perubahan selera makan, demam, dan berkeringat pada malam hari. Gejala berkeringat biasanya terjadi saat tubuh berusaha melawan sesuatu yang mengakibatkan perubahan suhu tubuh. Tubuh pun jadi berkeringat untuk mengatur perubahan itu. Limfoma sendiri merupakan sejenis kanker yang menyerang limfosit, sel darah putih yang membentuk sistem kekebalan tubuh. Apabila sel darah putih terganggu maka tubuh akan sering demam dan mengeluarkan keringat berlebih. Jika kondisi ini terus-menerus terjadi dan tidak juga membaik, sangat disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter.

Beberapa hal bisa dilakukan untuk membuat Anda tidur nyaman tanpa kegerahan, salah satunya adalah dengan mengatur suhu ruangan. Namun jika suhu ruangan sudah dibuat senyaman mungkin dan hasilnya tetap sama, tidak ada salahnya Anda menindak lanjuti kejanggalan tersebut.

 

 

 

*Dikutip dari berbagai sumber

  • view 60