Stop Konsumsi Tiga Jenis Ikan Ini Karena Terancam Punah!

Inspirasi Dalam Tiga
Karya Inspirasi Dalam Tiga  Kategori Lainnya
dipublikasikan 14 September 2017
Stop Konsumsi Tiga Jenis Ikan Ini Karena Terancam Punah!

Ikan merupakan salah satu jenis makanan yang mengandung beragam nutrisi seperti protein dan asam amino esensial. Berkat kandungan tersebut, tidak heran jika makanan berbahan dasar ikan digemari banyak orang di dunia. Selain karena rasanya yang gurih, daging ikan juga dipercaya ampuh untuk mencegah penyakit jantung, kolesterol, hingga mengurangi risiko kanker.

Namun ternyata, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan sebelum mengonsumsi ikan di restoran maupun di rumah. Hal ini berhubungan dengan tingkat kontaminasi bahan kimia yang ada di dalam tubuh ikan, dan menyangkut populasi beberapa jenis ikan yang hampir punah. Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut ulasan lengkapnya sebagaimana dilansir Mashed.

Swordfish (Marlin)

Jika Anda mengonsumsi ikan ini, rantai makanan yang ada di bawah laut akan terkena imbasnya atau tidak stabil. Pasalnya, ikan ini dikategorikan sebagai predator seperti ikan hiu yang berfungsi agar rantai makanan bergerak secara linear tanpa ‘hambatan’. Swordfish juga menjadi salah satu jenis ikan yang sering ditangkap untuk keperluan komersial, sehingga populasinya semakin berkurang.

Pacific blue fin tuna (Tuna Sirip Biru)

Ikan yang satu ini menjadi salah satu primadona bagi para pecinta sushi di seluruh dunia. Dagingnya yang segar kerap diolah menjadi suguhan sushi nan lezat dan menggugah selera. Saking tingginya permintaan konsumen terhadap ikan tersebut, populasi blue fin tuna saat ini sudah mendekati kepunahan.

Beluga caviar (Telur Ikan Beluga)

Beluga caviar merupakan salah satu makanan kelas high-end dan dianggap sebagai produk terbaik di antara produk-produk caviar lainnya. Saat ini, populasi ikan beluga diklaim hampir punah karena hanya dapat ditemukan di perairan Laut Kaspia dan Laut Hitam. Sturgeon ossetra yang masih satu spesies dengan beluga juga ternyata telah dipanen hingga hampir punah. Kabarnya produk kaviar dari telur ikan tersebut sudah tidak tersedia di seluruh dunia.

Selain tiga jenis ikan di atas, Anda juga sebaiknya menghindari mengonsumsi udang impor. Menurut Consumer Reports, industri perikanan di luar negeri cenderung mematok harga udang yang sangat murah karena kemungkinan besar hewan laut itu telah terkontaminasi penyakit serta bahan kimia dan antibiotik. Jadi selain dapat menyebabkan kepunahan, kebiasaan mengonsumsi ikan secara berlebihan juga mungkin akan membuat Anda lalai dalam memperhatikan kandungan gizinya.

 

 

*Dikutip dari berbagai sumber

 

  • view 77