Tiga Perempuan yang Berhasil Menggebrak Dunia dengan Prestasinya

Inspirasi Dalam Tiga
Karya Inspirasi Dalam Tiga  Kategori Tokoh
dipublikasikan 13 September 2017
Tiga Perempuan yang Berhasil Menggebrak Dunia dengan Prestasinya

Cory Aquino, Benazir Butto, Margareth Thatcher, merupakan perempuan hebat yang mampu memimpin pemerintahan di negaranya, walaupun parlemen negara mereka mayoritas dikuasai oleh kaum laki-laki. Ini menjadi bukti bahwa perempuan tidak lagi menjadi sosok yang lemah di mata dunia. Saat ini perempuan mampu menciptakan prestasi dan gebrakan yang tak kalah dengan kaum laki-laki. Beberapa di antaranya bahkan meraih prestasi gemilang dan diakui hingga di tingkat dunia.

Joanne Liu

Medecins Sans Frontiere atau MSF merupakan sekumpulan kata yang memiliki arti praktek pengobatan tanpa batas. Joanne Liu yang sudah mendedikasikan hidupnya bersama MSF sejak tahun 1996 dan bekerja langsung mendampingi pengungsi Mali, bencana alam gempa Haiti, tsunami Indonesia hingga pengungsi kekerasan dari berbagai negara Afrika. Saat ditunjuk menjadi Presiden Internasional MSF di tahun 2013, dirinya langsung mengemban tugas berat untuk turun tangan mengatasi Ebola. Namun, berkat usahanya, banyak dokter dan perawat ikut serta turun ke daerah rawan hingga penyebaran virus dapat ditekan.

Tri Rismaharini

Siapa yang tidak kenal sosok rendah hati dan keibuannya? Majalah Fortune memuji pergerakan yang dilakukan Ibu Risma, panggilan akrabnya, yang sanggup mengubah kota berpolusi tinggi menjadi kota hijau metropolitan dengan 11 taman hijau. Jasa Risma dalam mengurangi banjir serta mengubah wajah makam menjadi lebih cantik pun tidak luput dari penghargaan. Ia meraih prestasi besar dengan dinobatkannya sebagai walikota terbaik dunia 2014 yang diselenggarakan oleh World Mayor, sebuah organisasi non profit yang bertaraf internasional. Prestasinya yang diakui dunia lainnya adalah menjadikan Kota Surabaya sebagai kota terbaik se-Asia Pasifik versi Citynet 2012, penghargaan kota berkelanjutan ASEAN Enviromentalli Award 2012, dan penghargaan Socrates Award kategori Future City dari European Business Assembly (EBA) April 2014.

Susi pudjiastuti

Susi Pudjiastuti adalah seorang Menteri Kelautan dan Perikaan Indonesia di Kabinet Kerja periode 2014-2019. Siapa yang menyangka menteri ini tidak menamatkan sekolahnya di tingkat SMA. Setelah tamat SMP, Susi melanjutkan pendidikannya ke SMA Negeri 1 Yogyakarta. Namun berhenti di kelas 2 karena dikeluarkan dari sekolah akibat keaktifannya dalam gerakan golput. Namun, hal itu tidak serta merta membuatnya menjadi orang yang gagal.

Selain menjabat seorang menteri, prestasi yang dimiliki Susi di antaranya ialah posisinya sebagai direktur Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), Chief Executive Officer (CEO) pabrik pengolahan ikan PT ASI Pudjiastuti Marine Product dengan produk unggulan berupa lobster dengan merek Susi Brand. Ia juga CEO maskapai Susi Air yang beraset ratusan miliar rupiah, dengan 46 pesawat propeler jenis Cessna Grand Caravan, CEO PT ASI Pudjiastuti Flying School. Popularitas Susi melejit karena keberaniannya menenggelamkan kapal-kapal asing yang mencuri ikan di perairan Indonesia. Susi tidak goyah meskipun mendapat protes dari dunia internasional.

Perempuan bisa berkiprah dan sukses di berbagai bidang, termasuk politik. Meski melalui persaingan yang ketat, usaha dan ketekunan membuat mereka memenangkan persaingan disertai berbagai prestasi membanggakan. Kira-kira, siapa tokoh wanita yang menginspirasimu?

 

 

*Dikutip dari berbagai sumber

  • view 308