Ketahui Kadar Lemak Anda dan Lakukan Tiga Hal Ini Agar Tetap Seimbang!

Inspirasi Dalam Tiga
Karya Inspirasi Dalam Tiga  Kategori Kesehatan
dipublikasikan 13 September 2017
Ketahui Kadar Lemak Anda dan Lakukan Tiga Hal Ini Agar Tetap Seimbang!

Kegemukan selalu dikaitkan dengan banyaknya lemak. Namun tahukah Anda bahwa kadar lemak yang tinggi bukan hanya menyerang orang gemuk? Orang yang kurus atau secara postur ideal pun ternyata bisa mengidap penyakit yang satu ini.

Orang-orang menyebutnya kolesterol tinggi, padahal yang terjadi adalah ketidak-seimbangan antara kolesterol baik dan kolesterol jahat. Penyakit ini disebut dislipidemia.

Apa itu dislipidemia? Sebelum kita berbicara tentang dislipidemia, kita harus mengenal jenis lemak di tubuh kita, yaitu LDL (low-density lipoprotein atau kolesterol jahat), HDL (high-density lipoprotein atau kolesterol baik), trigliserida (hasil kelebihan konsumsi karbohidrat yang diubah menjadi lemak), dan kolesterol total (akumulasi ketiga jenis kolesterol). Kelainan jenis lemak yang utama adalah kenaikan kadar kolesterol total, kolesterol LDL, dan trigliserida, serta penurunan kadar kolesterol HDL. Jadi, 3 hal ini yang terjadi ketika seseorang menderita dislipidemia, bukan hanya kolesterol tinggi semata.

Bila Anda terlanjur memiliki kadar lemak darah di atas normal, jangan berkecil hati. Selain mengonsumsi obat anti-kolesterol, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mencapai kadar lemak ideal.

Mengatur asupan makan alias diet

Batasi asupan lemak trans seperti makanan yang digoreng, biskuit asin (crackers), kue kering manis (cookies), roti, dan donat. Batasi juga konsumsi karbohidrat hingga kurang dari 60% dari menu sehari-hari. Makanan seperti nasi, mie, dan pasta dapat meningkatkan trigliserida, karena kelebihan gula akan diubah menjadi lemak jenis ini.

Tingkatkan aktivitas fisik

Aktivitas fisik bisa menurunkan trigliserida dan meningkatkan kolesterol HDL. Olahraga aerobik dapat menurunkan konsentrasi trigliserida sampai 20% dan meningkatkan konsentrasi kolesterol HDL sampai 10%. Namun, tanpa disertai diet dan penurunan berat badan, aktivitas fisik tidak berpengaruh terhadap kolesterol total dan LDL.

Aktivitas fisik yang dianjurkan adalah aktivitas yang terukur seperti jalan cepat 30 menit per hari selama 5 hari per minggu atau aktivitas lain setara dengan 4-7 kkal/menit. Anda bisa menggantinya dengan menyapu halaman selama 30 menit, berenang selama 20 menit, bersepeda untuk kesenangan atau transportasi selama 30 menit.

STOP merokok

Menghentikan kebiasaan merokok dapat meningkatkan konsentrasi kolesterol HDL sebesar 5-10%. Merokok pun berhubungan dengan peningkatan konsentrasi trigliserida, sehingga bila stop merokok, akan bermanfaat juga bagi perubahan kadar trigliserida.

Ketidak-seimbangan kolesterol bisa memicu beragam penyakit lainnya. Karenanya, periksakan kadar lemak dalam tubuh Anda untuk pengambilan langkah yang lebih tepat.

 

 

*Dikutip dari berbagai sumber

  • view 51