Tiga Alasan Kenapa Anak Perlu Belajar Musik

Inspirasi Dalam Tiga
Karya Inspirasi Dalam Tiga  Kategori Inspiratif
dipublikasikan 11 September 2017
Tiga Alasan Kenapa Anak Perlu Belajar Musik

Jadwal anak usia sekolah memang penuh dengan kegiatan yang menyenangkan, semisal kegiatan pramuka dan olahraga. Jika Anda berpikir untuk menambahkan kegiatan lain ke dalam daftar, les musik bisa menjadi pilihan yang menarik untuk anak Anda. Mungkin dia tidak akan menjadi Beethoven berikutnya, tapi dia bisa mendapatkan banyak manfaat, baik dalam keterampilan akademis, ketangkasan, maupun pembentukan karakternya. Tidak percaya? Simak ulasan lengkap yang kami kutip dari Parents berikut ini, yuk!

Meningkatkan keterampilan akademis

Musik dan matematika saling terkait. Dengan memahami irama dan ritme, anak-anak belajar membagi, membuat pecahan, dan mengenali pola. Tampaknya musik menggerakkan otak anak untuk membantunya memahami bidang matematika lainnya, kata Lynn Kleiner, pendiri Music Rhapsody di Redondo Beach, CA. Seiring bertambahnya usia anak-anak, mereka akan mulai membaca lagu, memanggil ingatan jangka pendek mereka dan akhirnya memori jangka panjang mereka. Menggunakan perangkat mnemonik untuk melakukan ini adalah metode yang nantinya bisa diterapkan pada keterampilan memori lainnya, kata Mary Larew, guru biola Suzuki di Neighborhood Music School di New Haven, Connecticut.

Mengembangkan keterampilan fisik

Instrumen tertentu, seperti perkusi, membantu anak mengembangkan keterampilan koordinasi dan motorik; mereka membutuhkan gerakan tangan, lengan, dan kaki. Jenis instrumen ini sangat bagus untuk anak-anak berenergi tinggi, kata Kristen Regester, Manajer Program Anak Usia Dini di Sherwood Community Music School di Columbia College Chicago. Instrumen string dan keyboard, seperti biola, gitar dan piano, menuntut tindakan yang berbeda dari tangan kanan dan kiri sekaligus. Instrumen juga bisa mendorong anak untuk merasa nyaman dalam posisi yang tidak nyaman secara alami. Meningkatkan koordinasi dan menyempurnakan waktu dapat mempersiapkan anak untuk hobi lainnya, seperti tarian dan olahraga.

Memperbaiki disiplin dan kesabaran

Belajar instrumen mengajarkan anak tentang kepuasan yang tertunda. Biola, misalnya, memiliki kurva belajar yang curam. Sebelum Anda bisa membuat satu suara pun, Anda harus terlebih dahulu mempelajari cara memegang biola, cara memegang busur, dan tempat meletakkan kaki Anda, kata Larew. Memainkan instrumen mengajarkan anak-anak untuk bertahan selama berjam-jam, berbulan-bulan, dan kadang bertahun-tahun berlatih sebelum mencapai tujuan tertentu, seperti tampil dengan band atau menghafal karya solo. Saat menunggu giliran sementara teman sekelasnya bermain, anak-anak belajar untuk menunjukkan rasa hormat pada temannya dengan duduk diam dan memperhatikan untuk jangka waktu tertentu.

Tidak sedikit orangtua yang menganggap bermain musik hanya membuang-buang waktu. Padahal jika dilakukan dengan benar dan disertai arahan yang baik, keterampilan bermusik dapat mendukung keterampilan lainnya.

 

 

*Dikutip dari berbagai sumber

  • view 47