Sahabatmu Semakin Berkurang Saat Dewasa? Ini Tiga Alasannya!

Inspirasi Dalam Tiga
Karya Inspirasi Dalam Tiga  Kategori Inspiratif
dipublikasikan 06 September 2017
Sahabatmu Semakin Berkurang Saat Dewasa? Ini Tiga Alasannya!

Sahabat merupakan orang penting yang tahu sebagian besar hidup kita. Saat sekolah, tentunya setiap orang dapat memiliki banyak sahabat. Lalu mengapa saat dewasa, semakin sedikit sahabat di samping kita? Simak jawaban yang dirilis Lifehack, yuk!

Bersahabat dengan orang yang salah

Dalam kehidupan, datang dan pergi merupakan hal yang biasa terjadi. Hal serupa juga terjadi dalam sebuah persahabatan. Coba ingat seperti apa sahabat pertama di sekolah, pasti orang tersebut menjadi sahabat karena keadaan. Keadaan terus berubah siring dengan berjalannya waktu. Kamu mungkin akan kehilangan beberapa sahabat di waktu-waktu tertentu. Namun tidak perlu khawatir, kekosongan itu pasti akan terisi lagi oleh sahabat-sahabat baru yang akan kamu temui nantinya.

Kesamaan yang makin sedikit

Menjalin sebuah persahabatan membutuhkan kesamaan yang banyak. Bila di sekolah, seorang teman dari tim bola yang sama bisa menjadi sahabat, berbeda di saat dewasa. Sahabat di kala dewasa membutuhkan banyak pengalaman yang sama atau kejadian yang hampir serupa. Minimalnya jika pengalamannya jauh berbeda, ada kesamaan prinsip, pola pikir atau dari segi pemahaman.

Faktor pengikat hanya ada di masa lalu

Sahabat jenis ini biasanya hadir dalam satu waktu yang serupa, seperti kegiatan lomba, atau kerja kelompok. Sehingga pada masa depan, kamu hanya bisa membawa masa lalu tersebut dalam perbincangan, bukan kembali menjadi sahabat. Bila sahabat yang bertemu mampu menambah faktor pengikat ini saat dewasa, kamu akan bisa lebih dekat dengannya.

Jika kamu merasa sahabatmu pergi satu persatu, bukan berarti kamu dijauhi, tetapi bisa jadi karena faktor-faktor tersebut. Kamu hanya perlu mempererat lagi kedekatanmu dengan sahabat-sahabatmu.

 

 

*Dikutip dari berbagai sumber

  • view 53