Kalau Alami Tiga Hal Ini, Sebaiknya Siap-Siap Mengubah Pola Makan

Inspirasi Dalam Tiga
Karya Inspirasi Dalam Tiga  Kategori Kesehatan
dipublikasikan 30 Agustus 2017
Kalau Alami Tiga Hal Ini, Sebaiknya Siap-Siap Mengubah Pola Makan

Ada banyak kebiasaan kita yang berdampak buruk bagi tubuh, misalnya mengasup makanan tinggi lemak dan kalori, makanan cepat saji, merokok, atau minum alkohol berlebihan. Sebenarnya tubuh kita punya cara untuk memberitahu jika pola makan kita tidak sehat dan ada bahaya yang menanti. Jika Anda mengalami gejala-gejala berikut, mungkin sudah saatnya untuk mengubah pola makan, berkonsultasi dengan dokter, atau keduanya.

Rambut rusak

Sebagian orang dikaruniai rambut yang tebal dan sehat, sebagian lagi tak seberuntung itu. Tetapi, punya rambut indah bukan hanya karena faktor gen tapi juga banyak hal lain di dalam tubuh. Faktanya, folikel rambut adalah bagian tubuh pertama yang akan menderita akibat pola makan tidak sehat. Diet terlalu ketat sampai kelaparan akan menyebabkan kekurangan protein sehingga rambut akan kaku atau rontok. Kondisi itu juga dapat disebabkan karena tubuh kekurangan asam lemak, vitamin C, zinc, dan zat besi.

Berat badan naik atau turun dengan cepat

Kita harus berhati-hati pada kenaikan berat badan atau penurunan berat badan yang bukan hasil dari perubahan pola hidup sehat. Berat badan yang turun tiba-tiba bisa disebabkan karena kurang gizi akibat beberapa jenis penyakit. Sementara itu, kegemukan merupakan efek dari konsumsi makanan tinggi kalori, tinggi lemak, namun minim nutrisi.

Gangguan pencernaan

Jika perut terasa tidak nyaman setelah makan, misalnya merasa kembung, mulas, nyeri, atau sulit buang air besar, itu adalah pertanda pola makan Anda buruk. Salah satunya adalah karena kekurangan serat. Setiap hari kita direkomendasikan mengasup serat sekitar 25-35 gram.

Mengonsumsi makanan sehat saja tidak menjamin hidup sehat. Sebab jika polanya tidak tepat, maka sangat mungkin kesehatan Anda bisa terganggu.

 

*Dikutip dari berbagai sumber

  • view 52