Gaji Istri Lebih Besar daripada Suami? Ini Tiga Cara Bijak Menyikapinya

Inspirasi Dalam Tiga
Karya Inspirasi Dalam Tiga  Kategori Inspiratif
dipublikasikan 25 Agustus 2017
Gaji Istri Lebih Besar daripada Suami? Ini Tiga Cara Bijak Menyikapinya

Saat ini bekerja tak hanya dilakukan kaum pria saja. Kaum wanita pun mulai banyak mengisi berbagai posisi pekerjaan. Dengan kondisi suami dan istri yang sama-sama bekerja, tentunya akan membantu meningkatkan keuangan keluarga. Bahkan, pada zaman modern seperti saat ini, banyak kaum wanita memiliki gaji melebihi kaum pria. Menurut data tahun 2013 yang dipublikasikan Pew Research Center, di Amerika Serikat, istri yang memiliki gaji melebihi suami mencapai 40 persen. Fenomena seperti ini wajar saja terjadi di tengah-tengah masyarakat saat ini.

Lantas bagaimana menyikapi hal tersebut agar tidak menimbulkan konflik dalam keluarga? Simak ulasan lengkap yang telah kami rangkum berikut ini.

Berterus Terang Soal Keuangan

Sikap terus terang dan keterbukaan satu sama lain juga menjadi hal penting dalam keluarga. Untuk itu, jujurlah kepada pasangan mengenai penghasilan. Hindari untuk berbohong agar tidak menimbulkan konflik. Sekali saja Anda berbohong maka akan membuat Anda terus-terusan berbohong kepadanya. Tentu hal ini tak baik bagi keharmonisan keluarga. Jadi, mengatakan sejujur-jujurnya mengenai penghasilan merupakan solusi yang paling baik.

Buat Kesepakatan Mengenai Alokasi Keuangan

Hal lainnya yang harus Anda lakukan bersama pasangan adalah berdiskusi mengenai alokasi penghasilan bersama. Akan lebih baik jika penghasilan suami dan istri digabung menjadi satu dan kemudian dikelompokkan dalam pos-pos yang ada. Jangan lupa menyisihkan penghasilan untuk tabungan dan investasi. Penggabungan keuangan ini akan memupuk kepercayaan satu sama lainnya.

Tahu Tanggung Jawab Masing-Masing

Sebagai suami, Anda harus tahu sejauh mana tanggung jawab Anda dalam keluarga. Meskipun gaji istri Anda lebih besar, peran suami harus tetap berjalan sebagaimana biasanya. Misalnya saja, untuk belanja, sekolah anak, dan kebutuhan rumah tangga tetap Anda yang memenuhi nya. Sekalipun gaji istri lebih besar, keputusan-keputusan dalam rumah tangga tetap harus diputuskan secara bersama-sama, terutama masalah keuangan. Hal ini juga akan membantu Anda agar tidak terlampau tertekan saat mengambil keputusan.

Keterbukaan dan pola komunikasi yang baik dapat menekan kemungkinan terjadinya kesalahpahaman. Bicarakan segala sesuatunya agar Anda bisa menemukan solusi bersama.

 

*Dikutip dari berbagai sumber

  • view 56